Sleman Usulkan 87 Formasi CPNS Kesehatan, Tunggu Respons KemenPAN-RB
Sleman mengusulkan 87 formasi CPNS kesehatan ke KemenPAN-RB dan menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD untuk memenuhi kebutuhan layanan.
Salah satu murid SMP sedang menjalani penanganan pasca diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis pada Rabu (13/8/2025). Penanganan dilakukan di UPT Puskesmas Mlati. Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Korban dugaan keracunan pangan menu program Makan Bergizi Gratis di empat SMP Kabupaten Sleman akan mendapat bantuan jaring pengaman sosial (JPS) untuk biaya perawatan dan pengobatan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sleman, Sarastomo Ari Saptoto, mengatakan Dinsos Sleman siap menggelontorkan biaya lewat program JPS untuk korban dugaan keracunan pangan menu MBG.
“Klaim akan dilakukan rumah sakit yang merawat korban keracunan pangan lewat Dinas Kesehatan,” kata Ari dihubungi, Rabu (20/8/2025).
BACAJUGA: Dampak Gempa Mag 4,5 Bekasi: 1 Bangunan Musala Roboh
Dinkes Sleman akan memverifikasi berkas perawatan dan pengobatan korban sebelum diserahkan ke Dinsos untuk dapat mengakses JPS. Meski demikian Ari belum mengetahui detail terkait anggaran JPS yang akan dikeluarkan. Fasilitas kesehatan tempat korban dirawat masih mengkalkulasi biaya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sleman, dr. Khamidah Yuliati, menyampaikan ada 178 korban dugaan keracunan pangan menu MBG per Rabu (13/8) pukul 14.00 WIB.
Rincian korbannya antara lain SMP Muhammadiyah I ada 58 orang. Dari puluhan murid bergejala, 15 siswa menjalani rawat jalan dan tidak ada yang menjalani rawat inap. Mereka dibawa ke UPT Puskesmas Mlati I.
Kemudian, korban di SMP Muhammadiyah III ada 90 orang dan SMP Pamungkas 30 orang. Baik murid SMP Muhammadiyah III maupun Pamungkas dibawa ke UPT Puskesmas Mlati II.
Adapun data terbaru yang disampaikan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menunjukkan ada 19 orang menjalani rawat inap di RSUD Sleman pada Kamis (14/8/2025). Total korban keracunan pangan ada 212 orang yang berasal dari empat sekolah, yaitu SMP Muhammadiyah I dan III Mlati, SMP Pamungkas, dan SMP Negeri III Mlati.
Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah III Mlati, Yulia Rachmawati, mengatakan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya berjalan lancar kembali pasca kejadian dugaan keracunan menu MBG. “Kalau program menu MBG masih dihentikan sementara,” kata Yulia.
BACA JUGA: Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 21 Agustus 2025: Berangkat dari Stasiun Palur
Yulia berharap ada evaluasi lebih ketat dan perbaikan terhadap standar operasional prosedur (SOP) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai dari pemilihan bahan sampai penyajian menu MBG. Perlu ada juga edukasi lebih lanjut ke sekolah terkait prosedur skrining menu MBG, terutama memastikan keamanan makanan, semacam edukasi uji organoleptik di sekolah.
"Juga perlu disepakati bersama jika ada kasus keracunan massal maka sekolah berhak untuk melaporkan ke dinas, pihak terkait untuk penangganan keselamatan cepat terhadap korban," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mengusulkan 87 formasi CPNS kesehatan ke KemenPAN-RB dan menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD untuk memenuhi kebutuhan layanan.
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling
Pemerintah menyiapkan perluasan dana BPDP untuk kakao guna meningkatkan produktivitas dan mengembalikan kejayaan kakao Indonesia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.917 per dolar AS pada perdagangan Rabu 22 Juli 2026. Sentimen global dan sikap hawkish The Fed masih menjadi faktor utama t
Media internasional seperti AP, Reuters, dan SCMP menyoroti pengunduran diri Kepala BGN Nanik Deyang di tengah berbagai tantangan Program Makan Bergizi Gratis,