Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Sumber foto:Instagram @dongengkopi
Harianjogja.com, JOGJA—Kedai bukan sebatas ruang untuk makan dan minum. Di Dongeng Kopi, muncul ruang untuk bercerita tentang banyak hal, berawal dari secangkir kopi.
Asal-muasalnya adalah akun X (dulu Twitter). Akun tersebut banyak berdiskusi tentang kopi, bisa tentang sisi manapun. Memasuki 2014, tiga orang yang mengelola akun tersebut mendirikan kedai Dongeng Kopi. Dari awalnya berada di Jalan KH. Wahid Hasyim, kini pindah lebih ke Utara lagi.
BACA JUGA: Pembangunan TPST Bawuran Berlanjut, Pemkab Minta Persetujuan Warga
Nama “Dongeng Kopi” lahir dari keyakinan pendirinya, bahwa secangkir kopi bisa menjadi titik awal cerita dan hubungan antar manusia. Selain dari sekadar tempat ngopi, kedai ini juga ingin menjadi ruang edukasi, menceritakan cerita biji kopi, proses budidaya, hingga karakter cita rasanya untuk memuliakan petani kopi lokal.
Interior Dongeng Kopi bernuansa tradisional. Terdapat properti seperti kursi dan meja kayu, mural, hiasan berupa kutipan kata-kata, hingga instalasi seni yang memberikan nuansa art space alternatif. Tersedia juga ruang terbuka dengan tata letak fleksibel, area outdoor, banyak ruang untuk diskusi, serta fasilitas parkir luas.
Di beberapa sisi ruangan, tersedia rak berisi banyak buku. Pengunjung bisa mengakses beragam jenis buku yang tersedia di sini. Sembari menyantap makanan dan minuman, pengunjung bisa membaca buku yang tersedia.
Dari sisi menu, terdapat beragam jenis kopi. Beberapanya seperti kopi single-origin dari jenis Java Temanggung, Toraja Sapan, Bali Kintamani, hingga Linthong. Menu ini disajikan dengan berbagai teknik manual brewing seperti V60, Chemex, Aeropress, Syphon, dan lainnya.
Menariknya, di sini ada program “Make Your Own Coffee”. Pengunjung boleh menyeduh kopi sendiri dengan pendampingan barista. Pengunjung bisa membayar seikhlasnya. Ada pula menu non-kopi seperti cokelat, milkshake, teh, dan mocktail.
Untuk makanan, terdapat cemilan maupun makanan besar. Contoh menu makanan seperti pisang goreng “Pisang Londho”, sayur lodeh, telur dadar, dan lainnya. Harganya mulai dari Rp10.000.
BACA JUGA: Cara Pesan Tiket Sinar Jaya Shuttle ke Baron dan Parangtritis
Dongen Kopi beralamat di Jalan Dalangan, Kalimati, Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Jam operasionalnya mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Jarak dari pusat Kota Jogja menuju Dongeng Kopi sepanjang 18 kilometer atau 50 menit durasi perjalanan dengan menggunakan mobil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.