Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Pelatihan produk ekologi untuk perempuan lansia. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Patalan, Jetis Bantul dilatih untuk mengembangkan produk ekologis yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Bentuknya beragam muali dari batik, sabun hingga aneka minuman.
Progam yang digulirkan dosen UAD ini menyasar kelompok perempuan lansia dengan harapan mampu meningkatkan ketrampilan mereka. Adapun sejumlah akademisi yang terlibat antara lain Riky Dwi Puriyanto Dosen Teknik Elektro, Deasy Vanda Pertiwi dari Farmasi dan Manajemen UAD.
BACA JUGA: Musim Libur Sekolah, KAI Daop 6 Yogyakarta Beri Diskon Tiket 30 Persen
Adanya diharapkan masyarakat dapat memiliki ketrampilan, meningkatkan potensi berwirausaha, meningkatkan ekonomi perempuan desa dan memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya menjaga lingkungan. Program ini mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Adapun bentuk kegiatan di antaranya pelatihan pembuatan produk ekologis membuat batik eco printing, pembuatan wedang uwuh khas Bantul, eco enzym, produk sabun eco enzym dan pemanfaatan smart kebun. “Konsep ramah lingkungan jangan hanya berhenti pada konsep zero waste saja, namun juga perlu memanfaatkan potensi nilai ekonomi agar perempuan desa dapat berdaya," kata Efa Wakhidatus, Sabtu (30/8/2025).
BACA JUGA: AHY: Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Kemelut Kebijakan Ekonomi AS
Peserta pelatihan sangat antusias dan berharap dapat mengembangkan produk ekologis yang berkualitas dan diminati oleh masyarakat luas. "Program ini sangat bermanfaat bagi kami, karena kami dapat belajar tentang cara mengembangkan produk ekologis yang ramah lingkungan, mudah untuk dilakukan dan memiliki nilai ekonomis tinggi," kata Sri Wahyuni salah satu peserta pelatihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.