Defisit Dagang Membengkak, Uni Eropa Negosiasi dengan China
Uni Eropa dan China menyepakati aturan perdagangan untuk mengendalikan ekspor mobil listrik, mempermudah ekspor tanah jarang, dan menekan defisit dagang.
Petugas memindahkan ompreng ke dapur MBG di SPPG Sewon 3, Rabu (3/9 - 2025). SPPG ini menyebut akan memaksimalkan aspek higienis dalam penyiapan dan penyaluran MBG setelah temuan ulat dan serangga di SMPN 2 Sewon beberapa waktu lalu.
Harianjogja.com, BANTUL -Pemkab Bantul telah melakukan evaluasi bersama pihak penanggung jawab penyedia makanan agar temuan ulat, telur lalat dan jangkrik pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah beberapa waktu lalu tidak terulang.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Hermawan Setiaji di Bantul, Sabtu, mengatakan, Pemkab Bantul tidak memiliki kewenangan untuk menegur penanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atas kejadian tersebut.
"Kami kan tidak punya wewenang menegur, karena mereka punya hirarki sendiri. Akan tetapi, Pemkab Bantul sudah melakukan rembugan (berdiskusi) agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali," katanya.
Dia mengatakan, selain itu bersama sejumlah stakeholder melakukan diskusi dan konfirmasi terkait kejadian dalam program MBG tersebut, bahkan pihaknya juga berkomunikasi dengan penyedia makanan bergizi itu untuk berkomitmen.
"Jadi, itu kami evaluasi bareng-bareng dan bangun komitmen agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali," katanya.
BACA JUGA: Kasus Menu MBG di SMPN 2 Sewon, SPPG Sewon 3 Lakukan Evaluasi Bahan Baku
Lebih lanjut dia juga mengatakan, berkaitan dengan kejadian tersebut pemerintah daerah juga sudah melakukan komunikasi perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) yang ada di Bantul.
"Dari hasil komunikasi yang terakhir, untuk memaksimalkan MBG di Bantul, sudah ada kesepahaman bahwa kita mau ada Satgas (Satuan Tugas) percepatan program MBG, yang di dalamnya termasuk orang dari BGN sendiri," katanya.
Menurut dia, nantinya tim dalam Satgas tersebut juga terlibat dalam pemberian respon cepat terhadap permasalahan maupun kendala dalam pelaksanaan MBG yang ditemukan di Bantul.
Sebelumnya, beredar video di aplikasi pesan WhatsApp yang menampilkan adanya temuan ulat, telur lalat, hingga jangkrik pada menu makan bergizi gratis di hadapan siswa pada SMP Negeri 2 Sewon Bantul.
Kepala SMP Negeri 2 Sewon Susi Daryanti membenarkan sejumlah video yang beredar tersebut, pihak sekolah pun sudah memberitahukan kejadian tersebut kepada pengelola makan bergizi gratis yang bersangkutan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Bantul evaluasi agar temuan ulat pada menu MBG tidak terulang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Uni Eropa dan China menyepakati aturan perdagangan untuk mengendalikan ekspor mobil listrik, mempermudah ekspor tanah jarang, dan menekan defisit dagang.
Daniel Marthin mengalami cedera siku saat latihan sehingga Leo/Daniel mundur dari Denmark Terbuka 2026. Prancis Terbuka menjadi target berikutnya.
Portal pembatas ketinggian di Ring Road Utara Maguwoharjo, Sleman, dilepas setelah tertabrak truk kontainer. Skema pengalihan kendaraan masih dibahas.
Madura United menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi kedua tim, dan misi tuan rumah bangkit.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Budi Santoso,
Windows 11 26H2 resmi tersedia. Simak syarat perangkat, cara update lewat Windows Update, fitur baru, dan masa dukungan dari Microsoft.