38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Bus sekolah - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StocCake
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan Gunungkidul terus berupaya meningkatkan jumlah armada untuk program bus sekolah di Bumi Handayani. Hingga sekarang sudah ada delapan aramada bus yang dioperasikan untuk mendukung program ini.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, sesuai dengan tema Hari Perhubungan Nasional 2025, yakni Bakti Transportasi untuk Negeri, maka akan ada upaya penyiapan aramada transportasi yang nyaman. Di sisi lain, juga terus mengendepankan aspek keselamatan saat beroperasi.
“Salah satunya yang sudah beroperasi dengan baik adalah Bus Sekolah. Tapi, kami tetap berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya,” kata Irawan, Rabu (17/9/2025).
BACA JUGA: Pusat Tak Jadi Potong Dana Transfer, Hasto: Kami Senang Sekali
Dia menjelaskan, untuk pelayanan, bus sekolah yang dioperasikan juga sudah dilengkapi dengan ruang baca dan berbagai fasilitas lainnya. Selain itu, juga ada perbaikan untuk halte yang sering dipergunakan naik turun penumpang.
“Kami juga ada pemasangan ZOSS [Zona selamat sekolah] yg mendukung keselamatan anak sekolah pada saat naiku maupun turun hingga saat penyeberangannya,” katanya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji menambahkan, tidak hanya kualitas pelayanan, tapi jumlah armada bus sekolah akan terus ditambah. Upaya penambahan sudah diusulkan dengan mengajukan bantuan ke Pemerintah DIY melalui dana keistimewaan atau pengajuan ke Kementerian Perhubungan.
“Semakin banyak unit yang dioperasikan, maka layanan ke anak-anak sekolah jadi semakin baik. Harapannya bisa menyasar ke seluruh kapanewon,” katanya.
Hingga saat ini, sudah ada delapan bus sekolah yang dioeprasikan. Adapun rute pelayanan menyasar mulai dari Gedangsari-Wonosari; Tanjungsari-wonosari; Semanu-Wonosari.
Selain itu, juga melayani rute anak sekolah dari Ponjong-Wonosari; Semin-Wonosari; Sokoliman-Wonosari dan Nglipar-Wonosari. “Antusias penumpangnya bagus, makanya kami ingin memperluas jangkauan pelayanan,” katanya.
Menurut dia, upaya pelayanan bus sekolah tidak hanya memanfaatkan armada bus yang dimiliki dinas perhubungan. Pasalnya, juga dilaksanakan program kerja sama dengan armada angkutan umum guna melayani transportasi bagi anak-anak sekolah.
“Sudah ada kerja sama dengan beberapa armada untuk melayani antar jemput siswa sekolah,” katanya.
BACA JUGA: Pemadaman Listrik Rabu 17 September 2025: Kalasan hingga Wonosari
Bayu mengungkapkan, program bus sekolah digulirkan bukan semata-mata memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar sehingga risiko kecelakaan dapat berkurang. Namun, juga sebagai upaya membiasakan warga untuk memanfaatkan moda transportasi umum sejak anak-anak.
“Kami ingin galakan budaya naik transportasi umum. Salah satunya dengan sasaran anak-anak sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat