Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Seorang warga lansia membeli beras SPHP saat berlangsung Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (14/8/2025). ANTARA/HO-Humas Polres Bantul/aa.
Harianjogja.com, JOGJA– Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di 78 titik di DIY perlu dimanfaatkan untuk mempercepat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang masih rendah.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono menyebutkan dari target Juli-Desember 2025 sebanyak 61,4 ribu ton beras SPHP di DIY, baru terealisasi sekitar 12,7 ribu ton atau 20 persen.
BACA JUGA: Jelang Nataru, Gerakan Pangan Murah Akan Digelar di 78 Kapanewon di DIY
"Tentu dengan 78 titik secara serempak ini bisa memaksimalkan penyaluran SPHP beras," ujar dia saat peluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Yogyakarta, Jumat (26/9/2025).
Ia mengatakan realisasi penyaluran beras SPHP secara nasional juga masih rendah, baru sekitar 15,5 persen atau 233 ribu ton dari target 1,3 juta ton. "Catatan kami, memang masih sangat rendah. Ini yang perlu ditingkatkan bersama," katanya.
Maino menyampaikan bahwa GPM merupakan strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2025, inflasi nasional tercatat 2,31 persen, sementara DIY sedikit lebih tinggi yakni 2,33 persen.
"Kalau kita lihat catatan nasional, penyumbang inflasi terutama adalah bawang merah, beras, dan ikan. Sementara DIY, catatan BPS itu adalah tomat, cabai rawit, dan telur," ujar dia.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan kegiatan peluncuran itu merupakan pembuka rangkaian GPM yang akan berlangsung hingga Desember 2025.
Ni Made menyebutkan GPM di DIY melibatkan 12 produsen dan distributor pangan yang membawa 8,55 ton bahan pangan pokok. "Sementara penerima manfaat alat dan mesin pertanian (alsintan) adalah 100 kelompok tani dari empat kabupaten," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Rabu 13 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.