Giant Sea Wall Pantura Mulai Groundbreaking Oktober, Ini Tahapannya
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
Salh satu titik rute Gembirun Loka 2025 area zona gajah. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Event lari Gembirun Loka 2025 kembali akan digelar pada 9 November 2025 mendatang. Olahraga lari ini akan menyajikan pengalaman tersendiri bagi peserta karena rutenya melewatu zona satwa di kebun binatang. Kegiatan ini akan menjadi sarana edukasi sekaligus mendekatkan masyarakat dengan satwa dengan menyasar keluarga muda.
Kegiatan ini menargetkan peserta 1.500 orang dengan kategori rute 3 kilometer. Menariknya para peserta akan melewati rute yang sangat berbeda dengan event lari pada umumnya. Di mana pelari akan melewati area dalam kebun binatang, khususnya pada zona satwa unggulan seoerti zona gaja, zona cakar yang di dalamnya ada berbagai jenis hewan berkuku seperti Singa hinga Harimau. Beberapa titik rute akan dihadirkan spot foto tematik yang bisa menjadi pengalaman tak terlupakan bagi peserta.
BACA JUGA: Porda Gunungkidul Jadi Ajang Peningkatan Prestasi Olahraga Tingkat Nasional
"Kami berharap masyarakat bisa semakin dekat dengan satwa, semakin peduli pada lingkungan, dan tetap sehat serta bahagia bersama keluarga,” kata Direktur Utama Gembira Loka Zoo K.M.T Tirtodiprodjo, Senin (29/9/2025).
Pihaknya ingin menghadirkan kegiatan lari bersama keluarga yang menyenangkan dan memberikan pengalaman edukatif dan inspiratif. Oleh karena itu berbagai aktivitas juga disajikan melalui kegiatan fun run ini, termasuk dihadirkan adalnya festival seusai kegiatan lari.
"Pada festival ini akan disajikan berbagai aktivitas seru yang bisa diikuti seluruh peserta seperti games berhadiah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian doorprize, lomba kostum, senam sehat, kesempatan memutar wheel prize serta hiburan menarik untuk memeriahkan kegiatan hingga pukul 10.00 WIB," ujarnya.
GembiRun Loka 2025 juga menghadirkan Green Action Corner, merupakan area khusus untuk peserta beruntung berkesempatan membawa pulang bibit pohon. Ia berharap melalui cara ini peserta bisa memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen GL Zoo dalam mendukung pelestarian satwa sekaligus menjaga bumi yang lebih hijau.
"Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana edukasi, kepedulian lingkungan. Melalui semangat sehat, bahagia dan cinta satwa, kami ingin menjadikan perayaan HUT ke-72 ini sebagai momen berkesan bagi seluruh peserta," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.