Afgan Siapkan 30 Lagu di Konser Retrospektif Jakarta
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
Direktur Utama Taru Martani Widayat Joko Priyanto.ist
Harianjogja.com, JOGJA–Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemda DIY, Taru Martani menjalankan peran strategis tidak hanya sebagai entitas bisnis yang berorientasi pada keuntungan (profit), tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.
Direktur Utama Taru Martani Widayat Joko Priyanto mengatakan komitmen tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Daerah (PERDA) yang menjadi dasar pendirian BUMD di seluruh Indonesia, di mana setiap BUMD memiliki dua tujuan utama yakni mencetak keuntungan dan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah.
BACA JUGA: Tarif Cukai Rokok Tak Naik, Begini Respons Taru Martani
Komitmen tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui kegiatan panen tembakau bersama petani di Dlingo, Bantul, dan Kalasan, Sleman. Pada musim panen tahun ini, Taru Martani bersama petani memanen tembakau di lahan seluas sekitar 1,5 hektare di Dlingo, Bantul, serta sekitar 4,19 hektare di Kalasan, Sleman.
"Angka ini mencerminkan tidak hanya potensi produksi yang besar, tetapi juga kontribusi nyata Taru Martani dalam menjaga kesinambungan mata pencaharian para petani tembakau lokal," ujar Widayat dikutip Kamis (2/10/2025).
Sebagai produsen cerutu dan tembakau iris sauce pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara, katanya, Taru Martani menyadari bahwa keberhasilan usaha tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan para petani sebagai mitra strategis.
Kegiatan panen bersama ini adalah bukti nyata peran BUMD sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah. “Panen bersama petani di Bantul dan Sleman ini menjadi wujud nyata peran Taru Martani dalam menjaga keseimbangan antara tujuan bisnis dan misi sosial. Kami tidak hanya memastikan ketersediaan bahan baku terbaik, tetapi juga memperkuat kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Melalui langkah ini, Taru Martani kembali menunjukkan komitmennya sebagai BUMD yang berorientasi pada profit sekaligus memiliki misi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, yakni menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.