Kemenristekdikti Dorong Kampus Tingkatkan Hilirisasi Riset

Newswire
Newswire Jum'at, 10 Oktober 2025 03:57 WIB
Kemenristekdikti Dorong Kampus Tingkatkan Hilirisasi Riset

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Fauzan Adziman didampingi Kepala LLDikti Wilayah V Profesor Setyabudi Indartono. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Kemenristekdikti mendorong agar perguruan tinggi atau kampus terus menempatkan perannya dalam melakukan hilirisasi riset agar menjadi produk unggulan yang dibutuhkan masyarakat. Melalui peningkatan hilirisasi tersebut harapannya bisa menekan kebutuhan impor.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Fauzan Adziman menegaskan dalam pertemuan ini membahas berbagai sektor strategis diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengembangan produk dalam negeri. Pasalnya saat ini dibutuhkan peningkatan daya saing produk nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor. Dalam posisi ini, perguruan tinggi memiliki peran penting. Di mana riset-riset yang dilakukan dapat menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat.

"Dengan demikian, komunikasi antara masyarakat, industri, dan perguruan tinggi harus semakin terbuka. Kolaborasi ini tidak hanya antar perguruan tinggi, tetapi juga melibatkan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, industri, serta regulator. Kami ingin komunikasi seperti ini dilakukan secara lebih intens," katanya dalam Serasehan Sains dan Teknologi, Rabu (8/10/2025).

Ia menambahkan perguruan tinggi akan memiliki peran yang sangat penting dalam proses hilirisasi untuk menghasilkan produk unggulan. Pemerintah lewat Kementerian Keuangan sudah melakukan transfer dana Rp200 triliun ke bank Himbara yang harapannya dapat mendukung pengembangan sektor strategis, di mana sains dan teknologi turut berperan aktif.

Kampus mungkin tidak bisa secara langsung mengakses dana tersebut akan tetapi bisa masuk dalam membantu proses hilirisasi dalam setiap riset menjadi produk ke industri.

"Tidak ingin serta-merta memberikan kredit tanpa proses yang matang. Produk itu perlu meningkatkan nilai melalui paten, hak kekayaan intelektual, dan hasil penelitian yang terdokumentasi. Dengan valuasi yang tinggi terhadap produk dan inventor, industri akan lebih mudah tertarik untuk bekerja sama, dan pembiayaan dari perbankan pun menjadi lebih mudah," ujarnya.

Kepala LLDikti Wilayah V Profesor Setyabudi Indartono memastikan seluruh kampus baik negeri maupun swasta di DIY telah siap dengan berbagai risetnya. Tidak sedikit hasil penelitian yang dilakukan mahasiswa dan dosen yang hasilnya sudah bisa dirasakan oleh masyarakat melalui pengabdian secara langsung. "Tentu kami terus mendorong agar riset juga terus ditingkatkan baik kuantitas dan kualitasnya," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online