Warga di Jogja Galang Donasi Korban Gempa NTT di Festival Mustika Rasa
Ribuan warga mengikuti senam di Alun-Alun Selatan Jogja dan menggalang donasi lebih dari Rp10 juta untuk korban gempa NTT.
Pelantikan Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) untuk periode kedua 2025-2029, Selasa (28/10/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pakar Teknologi Hasil Pertanian Agus Slamet kembali dilantik menjabat sebagai Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) untuk periode kedua 2025-2029, Selasa (28/10/2025). Salah satu gagasan terbarunya mendirikan unit bisnis untuk menopang sumber daya di tengah ketatnya persaingan perguruan tinggi di tanah air.
Agus Slamet menegaskan, pihaknya akan memaksimalkan sumber daya kampus dalam rangka menambah pendapatan agar tidak selalu bergantung pendanaan pada mahasiswa. Di antaranya menyewakan gedung kepada pihak eksternal atau masyarakat yang tidak menganggu aktivitas akademik di kampus.
Pihaknya akan membentuk Perseoran Terbatas (PT) yang secara khusus mengurusi unit bisnis di kampus. Menurutnya UMBY pernah memiliki unit bisnis di kampus namun belum bisa berkembang dengan baik karena tidak ada yang secara khusus menangani.
"Nah dengan adanya PT ini secara khusus konsen menangani unit bisnis. Kami sudah menyampaikan ke yayasan terkait rencana ini. Harapannya bisa mengisi bisnis-bisnis tertentu yang bisa mendukung," katanya Selasa.
Selain itu dengan dibentuknya PT maka dipastikan tidak akan menganggu kegiatan akademik karena penanganan dilakukan pihak profesional dengan tidak melibatkan dosen maupun tenaga kependidikan.
Ia menambahkan pengembangan unit bisnis menurutnya sangat potensial, mengingatkan kampusnya memiliki sejumlah prodi. Contohnya sektor pertanian yang bisa memproduksi untuk kewirausahaan. Saat ini sudah memiliki kebun untuk teaching farm yang bisa dikembangkan untuk agrowisata.
"Untuk kebunnya ini sudah beberapa kali ada kunjungan edukasi dari pelajar. Nah ini ke depan bisa dikembangkan sebagai destinasi wiata edukasi. Dekat dengan Monumen Jenderal Soeharto juga sehingga bisa dijadikan terpadu," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, konsen untuk pembangunan infrastruktur, di antaranya pembangunan gedung Kampus 1 enam lantai yang izinnya sudah dikantongi segera akan direalisasikan. Sedangkan gedung kampus 2 sembilan lantai saat ini dalam proses perizinan dengan durasi waktu pembangunan sekitar 1,5 tahun.
Pihaknya juga fokus pengembangan sumber daya manusia untuk dosen dan tenaga kependidikan. Salah satu komitmennya yaitu memberikan bantuan beasiswa kepada dosen yang belum berkualifikasi S3. Syaratnya dosen harus mencari beasiswa dari eksternal lebih dahulu, jika gagal sebanyak dua kali maka akan dibiayai kampus.
"Saat ini yang menempuhs S3 ada 36 dosen, kami berharap dua atau tiga tahun ke depan kembali ke kampus mengurus jabatan fungsional, kami dorong yang Lektor menjadi Lektor Kepala, yang Lektor Kepala menuju guru besar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan warga mengikuti senam di Alun-Alun Selatan Jogja dan menggalang donasi lebih dari Rp10 juta untuk korban gempa NTT.
Kemenhub mempercepat perbaikan terminal, bandara, dan pelabuhan terdampak gempa NTT. Distribusi logistik dialihkan lewat jalur laut jika akses darat terganggu.
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi Bambang Setiyawan meninggal saat kericuhan Pejompongan. Keluarga menolak otopsi.
Collective Emergency Response Team (ERT) kawasan Malioboro merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan The 2026 Amazing Safety Race.