7 WNI Tewas dalam Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Prabowo Subianto bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, di Bantul, Rabu (19/11/2025).
Harianjogja.com, BANTUL—Kehangatan terlihat jelas dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, di Bantul, Rabu (19/11/2025). Agenda peresmian lima proyek infrastruktur Jembatan Kabanaran ini bukan hanya menyoroti pembangunan, tetapi juga menegaskan kedekatan dua tokoh tersebut.
Setibanya di Helipad Lapangan Udara Pantai Depok, Bantul, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Sri Sultan HB X. Pertemuan keduanya berlangsung penuh hormat dan persahabatan. Prabowo sempat memberi salam hormat yang disambut senyum hangat oleh Raja Yogyakarta itu.
Usai bersalaman akrab, keduanya menunjukkan kekompakan dengan duduk satu mobil menuju lokasi peresmian Jembatan Kabanaran. Pemandangan tersebut menggambarkan harmonisasi hubungan antara pemimpin pusat dan daerah.
Setiba di lokasi, suasana semakin cair berkat antusiasme warga. Interaksi hangat keduanya terus berlanjut, bahkan diselingi candaan Presiden Prabowo yang menyoroti topi yang dikenakan Sri Sultan. “Pak Sultan pakai topi kayak pasukan khusus,” ujar Prabowo sambil tersenyum.
Dalam pidato penutupnya, Presiden kembali melempar pujian. Ia mengaku pangling melihat Sri Sultan yang dinilainya tampil lebih muda.
“Terima kasih. Sri Sultan, saya tadi pangling, kelihatannya tambah muda. Saya kira tadi kapten dari pasukan khusus,” ujarnya disambut tawa tamu undangan.
Setelah meresmikan Jembatan Kabanaran dan empat infrastruktur lainnya, keakraban keduanya tetap terjaga. Prabowo dan Sri Sultan kembali berbincang beberapa menit sebelum meninggalkan lokasi dalam satu mobil.
Sri Sultan HB X juga turut mengantar Presiden kembali ke Helipad Lapangan Udara Pantai Depok, menegaskan kuatnya hubungan penghormatan dan sinergi antara pusat dan daerah.
Momen tersebut menjadi gambaran harmonisnya relasi antara Presiden dan Raja Yogyakarta yang terus terjalin erat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.