Timnas U17 Indonesia Ditahan Qatar 0-0, Penalti Gagal Jadi Sorotan
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Kondisi Jembatan Kleringan atau Jembatan Kewek di Kota Yogyakarta semakin mengkhawatirkan. Struktur jembatan berusia seabad itu disebut hanya menyisakan 10–20% kekuatan sehingga dianggap tidak lagi layak dilalui kendaraan, terutama kendaraan besar. Aspirasi pembangunan ulang kini disampaikan ke Pemerintah Pusat.
Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), mengatakan telah menerima aspirasi dari Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta Fraksi Gerindra, RM. Sinarbiyat Nujanat, terkait urgensi revitalisasi jembatan tersebut. “Kemarin saya menerima aspirasi dari pak Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta Fraksi Gerindra, sekaitan hal tersebut,” ujar DWS di Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Menurut DWS, kondisi Jembatan Kleringan sudah memasuki fase kritis. Jika terus dilintasi kendaraan berat, risiko kerusakan total hingga ambruk semakin besar. Ia mengapresiasi langkah cepat Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Jateng–DIY yang langsung menindaklanjuti dengan survei serta rapat koordinasi bersama Dinas PUPR Kota Yogyakarta. “Aspirasi kita atensi mengingat kondisi yang membahayakan pengendara,” tegas Ketua DPD Gerindra DIY itu.
DWS menegaskan komitmennya mengawal aspirasi tersebut hingga tingkat kementerian. Ia meminta percepatan pembangunan ulang jembatan demi keselamatan masyarakat serta kelancaran mobilitas ekonomi dan pariwisata di Kota Yogyakarta. “Kekuatannya tinggal 10 sampai 20 persen saja, sehingga berbahaya. Kami berharap segera ada langkah nyata dari kementerian terkait,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat semakin resah melihat kondisi yang memburuk, sehingga pemerintah pusat diminta bertindak sebelum terjadi insiden yang tak diinginkan.
Larangan Bus saat Libur Nataru
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengumumkan rencana pelarangan bus melintasi Jembatan Kleringan. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah pencegahan di titik lalu lintas yang menjadi salah satu akses utama menuju kawasan wisata Malioboro.
Jembatan Kleringan—atau dikenal pula sebagai Kreteg Kewek—merupakan penghubung vital antara kawasan Kotabaru dan pusat wisata Kota Yogyakarta. Pada periode liburan, volume kendaraan di jalur tersebut meningkat drastis sehingga menambah risiko pada jembatan yang sudah rapuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 13 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Daftar lengkap lokasi pemadaman listrik sementara di Yogyakarta, Sleman, Sedayu, dan Gunungkidul pada Rabu, 13 Mei 2026. Cek jadwal pemeliharaan jaringan PLN di
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Rabu 13 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.