Belum Dapat Kerja? Ini Strategi Mengatur Uang agar Tidak Cepat Habis
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. ANTARA/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja dan Polresta Jogja mematangkan skema rekayasa lalu lintas demi kelancaran mobilitas wisatawan selama libur Nataru.
Pasalnya, Kementerian Perhubungan memprediksi sekitar 7 juta orang akan memadati Kota Pelajar selama periode liburan tersebut.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa fokus utama pengaturan adalah kawasan Malioboro, terlebih dengan adanya penutupan Jembatan Kewek akibat kerusakan teknis.
"Pada prinsipnya, ketika Jembatan Kewek kita tutup, bersamaan dengan itu kita melakukan rekayasa lalu lintas yang tujuannya mencegah kemacetan kendaraan di Malioboro," ujar Hasto, dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Kamis (18/12/2025).
Strategi Arus Malioboro: Tanpa Penutupan Total
Pemkot Jogja memastikan tidak akan ada uji coba full pedestrian atau penutupan total bagi kendaraan di Malioboro selama masa libur Nataru. Namun, kebijakan situasional tetap disiapkan khusus pada malam pergantian tahun.
"Lalu lintas berjalan normal, kecuali pada malam tahun baru yang akan ditutup secara situasional mulai pukul 20.00 atau 21.00 WIB jika kepadatan sudah maksimal," tegas Hasto.
Dalam skema rekayasa ini, arus utama menuju Malioboro diarahkan melalui Jalan Mataram. Sementara itu, kendaraan besar seperti bus dari arah Jalan Margo Utomo akan dialihkan melewati depan Gramedia, berbelok kiri ke arah Stadion Kridosono, sebelum akhirnya memasuki kawasan Malioboro.
Jalur Alternatif dan Prediksi Kenaikan Volume Kendaraan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, merinci bahwa dari estimasi 7 juta wisatawan, sebanyak 3,86 juta orang diprediksi menggunakan kendaraan pribadi dan 3,16 juta orang menggunakan angkutan umum. Dishub mengantisipasi kenaikan volume lalu lintas rata-rata sebesar 20%.
Kasat Lantas Polresta Jogja, AKP Alvian Hidayat, menjelaskan skema jalur alternatif bagi wisatawan:
- Dari Arah Timur (Jalan Laksda Adisucipto): Diarahkan melalui Jalan Dr. Wahidin, Jalan Dr. Sutomo, Bausasran, Gajah Mada, Sultan Agung, hingga masuk ke Jalan Mataram.
- Dari Arah Sleman: Diarahkan melalui flyover Janti, simpang Blok O, menuju Gedongkuning atau Jalan Kusumanegara.
Selain itu, rekayasa insidental seperti pemberlakuan satu arah di Jalan Bausasran (ke barat) dan Jalan Gajah Mada (ke selatan) akan diterapkan pada jam-jam sibuk.
Pengamanan Natal dan Operasi Lilin Progo 2025
Wakapolresta Jogja, AKBP Robertus Kokok, menyatakan pihaknya akan menggelar Operasi Lilin Progo 2025. Pengamanan akan melibatkan ratusan personel yang terbagi dalam beberapa fokus tugas:
- Pengamanan Umum: 268 personel.
- Malam Natal: 600 personel.
- Malam Tahun Baru: 775 personel.
Sebanyak 71 gereja di 14 Kemantren akan dijaga ketat, dengan sterilisasi khusus oleh Tim Gegana di beberapa gereja prioritas. Pos Terpadu juga disiagakan di titik vital seperti Teteg Malioboro, Tugu Pal Putih, Titik Nol Kilometer, dan Gembira Loka Zoo guna menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Bayam, asparagus hingga jamur mengandung purin yang perlu dibatasi penderita asam urat. Simak daftar lengkap dan tips mengonsumsinya.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,