BLUT KUMKM DIY Gandeng JETC Gelar Pelatihan Bahasa Inggris
Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM DIY menggandeng Jogja English Training Centre (JETC) menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi tenant dan tenaga pendukung
Alumni SMA Kolese de Britto dari berbagai penjuru menggelar reuni tahunan ikonik bertajuk Manuk Pulang Kandang (MPK) 2025 dan meluncurkan Buku Karya Alumni Lintas Generasi. Sabtu (27/12/2025). /Harian Jogja-Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—SMA Kolese de Britto riuh dengan gelak tawa dan pelukan hangat para alumni yang datang dari berbagai penjuru pada Sabtu (27/12/2025) lalu. Sekolah khusus putra yang berlokasi di Demangan Baru, Jogja, itu menggelar reuni tahunan ikonik bertajuk Manuk Pulang Kandang (MPK) 2025 dan meluncurkan Buku Karya Alumni Lintas Generasi.
Mengusung tema Guyub Rukun Seduluran Saklawase, MPK tahun ini membawa pesan mendalam kebersamaan dan persaudaraan sejati tidak hanya dirasakan saat raga berdekatan, namun tetap kokoh meski jarak memisahkan. Acara menjadi momen yang emosional karena panitia pelaksana tahun ini adalah Angkatan 2000, yang sekaligus merayakan perayaan perak 25 tahun kelulusan mereka.
Puncak acara ditandai peluncuran buku Manuk Pada Mulang-Mengajar Merupakan Cara Terbaik Belajar. Buku ini merupakan karya kolaboratif perdana yang menghimpun tulisan para alumni lintas generasi yang mendedikasikan diri sebagai pendidik, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
Buku ini menjadi kian berbobot dengan kata pengantar dari pensiunan guru legendaris SMA Kolese de Britto, J. Sumardianta. Dalam tulisannya, Sumardianta menyebut para alumni yang menjadi penulis dalam buku ini sebagai rara avis in terris (burung paling aneh di dunia).
“Mereka menempatkan guru sebagai profesi yang sungguh terhormat. Mereka tidak sekadar out of the box atau thinking new box, melainkan next box. Cara berpikir, bersikap, dan bertindak mereka benar-benar berbeda dari guru pada umumnya,” tulis Sumar dalam Kata Pengantar.
MPK 2025 juga menjadi ruang syukur melalui Misa Syukur Akhir Tahun yang dipimpin langsung Romo Rektor SMA Kolese De Britto, Agustinus Sugiyo Pitoyo.
“Acara reuni tahunan ini lebih dari sekadar ajang temu kangen para alumni, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada para alumni, yang telah menjadi figur pendidikan yang menekankan keseimbangan antara kompetensi, pengetahuan, hati nurani dan kepedulian sosial, serta lantunan doa kepada para alumni yang telah berpulang,” ujar Romo Agustinus.
Dia menungkapkan para alumni telah membuktikan bahwa pendidikan tidak berhenti di bangku sekolah saja, tetapi terus hidup dan berdampak melalui peran nyata di tengah masyarakat.
“Terlebih, menuju 80 tahun SMA Kolese De Britto pada 2028, yang menjadi momentum reflektif bagi para alumni untuk terus memberikan aksi sosial-edukatif yang berdampak bagi sekolah dan masyarakat,” lanjut Romo Rektor Agustinus.
Kepedulian sosial para alumni de Britto ditunjukkan melalui aksi donor darah dan cek kesehatan gratis yang didukung para alumni yang menjadi dokter di RS Panti Rapih dan RSUP Dr. Sardjito. MPK 2025 ini juga memberikan kesempatan kepada para UMKM lokal melalui Bazaar UMKM Alumni sebagai ajang promosi.
Para alumni disajikan hiburan melalui Arena Ketangkasan Anak untuk keluarga, serta panggung hiburan yang diisi lagu-lagu nostalgia masa sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM DIY menggandeng Jogja English Training Centre (JETC) menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi tenant dan tenaga pendukung
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.