Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Kondisi kambing setelah terkena gigitan anjing liar di Dusun Serut, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih, Selasa (22/1).-Ist/Polsek Pengasih
Harianjogja.com, SLEMAN— Dua ekor kambing milik warga di Kapanewon Minggir ditemukan mati setelah diduga diserang dua anjing pada Kamis (8/1/2026) dini hari. Kepolisian masih menelusuri kepemilikan hewan tersebut dan memastikan apakah anjing yang terlibat merupakan hewan liar.
Informasi mengenai peristiwa itu sebelumnya ramai di media sosial, yang menyebutkan adanya anjing memangsa ternak domba di wilayah Tobayan, Kalurahan Sendangrejo, Minggir. Menindaklanjuti laporan warga, polisi langsung turun ke lokasi.
Kapolsek Minggir, AKP Sanika Yuli Pramadoni, membenarkan pihaknya telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara. Ia menyatakan penyelidikan masih berlangsung, khususnya terkait pemilik anjing yang diduga menyerang kambing warga.
“Kami sudah mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan. Sementara ini masih lidik terkait kepemilikan anjing,” ujar Sanika, Jumat (9/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dua kambing milik seorang warga bernama Suyudi ditemukan dalam kondisi luka parah di bagian perut. Sanika menjelaskan kandang ternak berada cukup jauh dari permukiman dan minim pengamanan, sehingga mudah diakses hewan liar.
“Kambing milik korban karena kandangnya agak jauh dari permukiman dan tidak ada pengamannya. Anjing dua ekor menggigit anak kambing di bagian perut,” katanya.
Meski baru digigit, kedua kambing itu meninggal. Sanika menyebut peternak merugi dua ekor ternak. Warga sempat merekam anjing berwarna hitam dan cokelat yang diduga sebagai pelaku serangan.
“Dua-duanya mati. Anjingnya dua ekor, hitam dan cokelat,” imbuhnya.
Sambil mendalami kasus tersebut, Sanika meminta warga—terutama peternak—meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan ternaknya. Pengamanan kandang perlu diperketat untuk mencegah kejadian serupa.
“Imbauannya agar meningkatkan kewaspadaan terkait anjing liar dan memperketat pengamanan kandang,” tegasnya.
Ia menambahkan, ada kemungkinan anjing yang menyerang merupakan hewan liar, tetapi kepastian itu masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk sementara ada kemungkinan anjing liar, tetapi masih kami selidiki,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4