Bayern Muenchen Menang Tipis 1-0 atas Wolfsburg, Olise Jadi Penentu
Bayern Muenchen menang 1-0 atas Wolfsburg di Bundesliga. Gol Michael Olise pastikan Bayern makin kokoh di puncak klasemen.
Foto ilustrasi pohon tumbang di tengah jalan. /ANTARA FOTO-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Jumat (23/1/2026) malam hingga Sabtu (24/1/2026) siang. Dampak paling serius terjadi di Kabupaten Sleman dengan laporan dua korban jiwa serta puluhan titik kerusakan akibat pohon tumbang dan gangguan infrastruktur.
Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD DIY hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 12.30 WIB menyebutkan, fenomena ini dipicu aktivitas angin kencang di lapisan udara atas 925 mb atau sekitar 762 meter di wilayah Jawa. Kecepatan angin tercatat berkisar antara 10–45 knot atau setara 18–83 kilometer per jam, yang dipengaruhi secara tidak langsung oleh Siklon Tropis Luana di sekitar Pantai Barat Laut Australia.
Kabupaten Sleman menjadi wilayah dengan dampak paling luas. BPBD mencatat 29 titik kejadian yang tersebar di lima kapanewon, yakni Cangkringan, Pakem, Turi, Sleman, dan Depok. Dampak yang ditimbulkan meliputi dua korban jiwa, 32 pohon tumbang, 11 akses jalan terganggu, 11 jaringan listrik mengalami kerusakan, 10 rumah rusak, serta satu kendaraan terdampak.
Di Kota Jogja, angin kencang dilaporkan terjadi di tujuh titik yang tersebar di enam kemantren, antara lain Mergangsan, Kotagede, Gondomanan, dan Gedongtengen. Dampak yang ditimbulkan berupa enam pohon tumbang, satu tempat usaha terdampak, serta satu menara atau tower mengalami kerusakan.
Sementara itu, Kabupaten Bantul melaporkan satu kejadian angin kencang di Kapanewon Banguntapan dengan dampak satu pohon tumbang. Adapun Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunungkidul hingga laporan ini disusun tidak mencatat adanya kejadian cuaca ekstrem.
BPBD DIY menyebutkan, penanganan kejadian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, BPBD kabupaten/kota se-DIY, Kampung Tangguh Bencana (KTB), TNI, Polri, Tagana, pemerintah kalurahan dan kapanewon, PLN, komunitas relawan penanggulangan bencana, serta masyarakat.
“Upaya yang dilakukan meliputi asesmen lapangan, penanganan darurat, serta koordinasi dengan pihak terkait,” demikian keterangan dalam laporan Pusdalops PB BPBD DIY.
BPBD DIY mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama di wilayah rawan pohon tumbang dan jaringan listrik, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD. Data dalam laporan ini bersifat sementara dan dapat berubah sesuai pembaruan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayern Muenchen menang 1-0 atas Wolfsburg di Bundesliga. Gol Michael Olise pastikan Bayern makin kokoh di puncak klasemen.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.