Bank Jateng Raih Nominasi Prasasta Gala Awards 2026, Perkuat Kontribusi bagi Pembangun
Bank Jateng menjadi kandidat Prasasta Gala Awards 2026 kategori kontribusi bank pembangunan daerah bagi Jawa Tengah atas perannya mendukung pembangunan
PDI Perjuangan Yogyakarta gelar reresik Sungai Code, ajak masyarakat stop buang sampah, jaga lingkungan, dan cegah banjir serta longsor. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—DPC PDI Perjuangan Yogyakarta bersama pengurus partai, Satgas, relawan, dan masyarakat menggelar kerja bakti reresik Sungai Code sebagai bagian kampanye menjaga lingkungan dan mencegah banjir.
DPC PDI Perjuangan Yogyakarta mengadakan kegiatan gotong royong reresik Sungai Code bersama seluruh jajaran pengurus partai, Baguna, Satgas Andhika Wiratama, Satgas DPD PDI Perjuangan, Ulu Ulu, relawan Sat Set, dan masyarakat.
Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, menegaskan kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai.
“Rangkaian HUT ke-53 PDI Perjuangan kita rayakan dengan cara sederhana. Sesuai instruksi Ibu Megawati Soekarnoputri, setiap kader harus memiliki kesadaran dan kepedulian menyelesaikan masalah lingkungan, termasuk merawat bantaran sungai. Partai harus hadir di tengah rakyat, membersihkan Sungai Code bersama-sama. Kedepan, kita dorong penguatan sinergi Pemda se-DIY, BBWSO, dan masyarakat agar sungai tetap bersih dan asri. Sungai bersih tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat dan pariwisata, tapi juga mencegah banjir dan longsor di daerah aliran sungai,” kata Eko Suwanto, Minggu (25/1/2026).
Kegiatan reresik Sungai Code menjadi wujud komitmen PDI Perjuangan hadir membantu masyarakat dan menanggulangi masalah sampah yang menjadi persoalan lingkungan serius.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, Wakil Ketua DPD RB Dwi Wahyu Budiyantoro, Ketua DPRD Kota Yogyakarta Wisnu Sabdono Putro, pengurus DPC, PAC, anggota fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Yogyakarta, serta Satgas Andhika Wiratama dan Satgas PDI Perjuangan dari DPD.
Kegiatan dimulai sejak pagi dari kawasan pinggiran Kali Code di Cokrodirjan. Baguna bersama Ulu Ulu menyusuri bantaran sungai hingga jembatan Surokarsan, membersihkan sampah yang berserakan.
“Pagi ini, bersama elemen pengurus dan masyarakat termasuk pemerintah kota Yogyakarta, kita ajak masyarakat hentikan buang sampah di bantaran sungai. Mari kelola sampah sejak dari rumah, pilah sampah dari sumbernya, dan kampanyekan agar tidak dibuang ke sungai. Kita jaga bersama sungai kita,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan.
Wawan Harmawan, Wakil Wali Kota Yogyakarta, mengapresiasi gerakan ini karena bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk berhenti membuang sampah sembarangan.
“Peran serta masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan sungai. Pemkot Yogyakarta sudah memasang trash barrier di beberapa penggal Sungai Code, tapi tidak ada artinya tanpa partisipasi masyarakat. Kami mengapresiasi kerja PDI Perjuangan seperti reresik sungai ini, yang juga merawat ekosistem bantaran Code. Ingat pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X, pentingnya memayu hayuning bawono, menjaga lingkungan agar lestari,” kata Wawan Harmawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng menjadi kandidat Prasasta Gala Awards 2026 kategori kontribusi bank pembangunan daerah bagi Jawa Tengah atas perannya mendukung pembangunan
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.