Program Kapulaga Dinilai Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga di Jateng
program Kapulaga menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pengembangan potensi usaha masyarakat.
Banteng Istimewa Yogyakarta berangkat ke Surabaya untuk mengikuti Soekarno Cup 2026. Skuad U-17 DIY tergabung di Grup B. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Skuad sepak bola U-17 Banteng Istimewa Yogyakarta resmi bertolak ke Surabaya, Jawa Timur, untuk mengikuti Soekarno Cup 2026. Tim yang mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut membawa 24 pemain dan akan bersaing dengan tim dari 15 provinsi lainnya dalam turnamen yang berlangsung 10-24 Agustus 2026.
Pelepasan tim dilakukan di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY, Jl. Tentara Rakyat Mataram, Jetis, Kota Jogja, Jumat (7/8/2026) pagi. Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Yan Kurnia Kustanto, melepas langsung keberangkatan para pemain dan official Banteng Istimewa Yogyakarta.
Prosesi pelepasan tersebut turut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, MY Esti Wijayati. Esti yang juga merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dari daerah pemilihan DIY memberikan dukungan dan motivasi kepada para pemain sebelum menjalani pertandingan.
Sejumlah orang tua pemain juga hadir untuk memberikan dukungan kepada anak-anak mereka yang akan membawa nama DIY dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.
Pesan Menang Bermartabat
Dalam sambutannya, Yan Kurnia Kustanto meminta seluruh pemain menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti Soekarno Cup 2026. Sikap tersebut, kata dia, harus ditunjukkan tidak hanya ketika bertanding di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan di luar pertandingan.
Yan menyampaikan pesan Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi, yang berhalangan hadir dalam acara pelepasan. Para pemain diminta berjuang maksimal dengan tetap menjaga kehormatan tim.
“Banteng Istimewa Yogyakarta harus menang bermartabat, kalah terhormat,” ujar Yan.
Ia juga meminta para pemain menjaga kondisi fisik selama berada di Surabaya. Menurutnya, kebugaran menjadi salah satu faktor penting agar para pemain dapat tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
“Kami dari jajaran dewan pimpinan bertanggungjawab penuh, jaga kondisi fisik agar dalam pertandingan bisa tampil prima, terpenting juga jaga mental pemain,” katanya.
Yan berharap keberangkatan Banteng Istimewa Yogyakarta tidak hanya membawa target prestasi, tetapi juga semangat perjuangan untuk mengharumkan nama keluarga besar PDI Perjuangan DIY dan daerah di tingkat nasional.
Pegang Filosofi Gotong Royong
MY Esti Wijayati juga memberikan motivasi kepada para pemain agar tampil dengan semangat juang maksimal. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan gotong royong sebagai kekuatan utama tim.
Menurut Esti, soliditas tidak hanya dibutuhkan di dalam lapangan. Dukungan dari berbagai pihak di luar lapangan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama mengikuti turnamen.
“Perjuangan anak-anak di lapangan juga harus didukung kegotong-royongan kita yang ada di luar lapangan. Selamat jalan, selamat bertanding, junjung fair play,” ungkap anggota DPR RI Dapil DIY tersebut.
Banteng Istimewa Yogyakarta diharapkan mampu menjaga kekompakan sejak pertandingan pertama hingga seluruh rangkaian kompetisi selesai. Semangat gotong royong tersebut diharapkan menjadi modal bagi para pemain U-17 untuk menghadapi persaingan di level nasional.
Skuad Banteng Istimewa Yogyakarta akan dikomandoi Wahyudi Kurniawan sebagai manajer tim dan Susanto Dwi Antoro sebagai manajer teknis. Keduanya akan mengawal perjalanan tim dalam upaya mengejar gelar juara Soekarno Cup 2026.
Masuk Grup B
Dalam Soekarno Cup 2026, 16 tim dari berbagai provinsi dibagi ke dalam empat grup. Masing-masing grup dihuni empat tim.
Banteng Istimewa Yogyakarta berada di Grup B. Pada babak penyisihan, tim asal DIY tersebut akan menghadapi Sulawesi Selatan, Papua Tengah, dan Kalimantan Timur.
Persaingan di fase grup menjadi tantangan awal bagi Banteng Istimewa Yogyakarta sebelum melangkah ke tahapan berikutnya. Dengan komposisi pemain U-17 yang telah dipersiapkan, tim DIY diharapkan mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik.
Pertandingan Soekarno Cup 2026 akan berlangsung di sejumlah stadion di Jawa Timur. Venue yang digunakan meliputi Stadion Gelora 10 November di Tambaksari, Surabaya, Lapangan Thor Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Stadion Gelora Bangkalan di Bangkalan, Madura, serta Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik.
Dengan membawa 24 pemain U-17, official, serta dukungan dari keluarga dan jajaran PDI Perjuangan DIY, Banteng Istimewa Yogyakarta kini bersiap menjalani persaingan di Surabaya. Targetnya tidak sekadar tampil, tetapi mampu meraih prestasi sekaligus membawa nama DIY di panggung nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
program Kapulaga menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pengembangan potensi usaha masyarakat.
Laut Bercerita tayang serentak di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026 setelah lebih dulu menjalani world premiere di BIFF 2026.
Nicolo Bulega resmi naik ke MotoGP 2027 bersama VR46 dan akan menjadi rekan setim Fermín Aldeguer dengan Ducati Desmosedici GP.
Lionel Messi mencapai kesepakatan prinsip membeli 100 persen saham CD Eldense, klub LaLiga 2 yang kini berada di posisi ke-20.
Mau menikah? Catat batas waktu daftar nikah di KUA maksimal 10 hari kerja sebelum akad dan siapkan dokumen sesuai PMA 30/2024.
Berapa lama baterai mobil listrik bertahan? Kenali degradasi baterai, pengaruh fast charging, suhu, dan cara menjaganya tetap sehat.