UGM Temukan Residu PVC di Lokasi Api Misterius Seyegan
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Damkar Sleman melakukan evakuasi ular dari rumah warga di Tempel pada Minggu (2/2/2026). /Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Keberadaan seekor ular sanca kembang berukuran besar yang bersembunyi di atap rumah warga kawasan Tempel, Sleman, membuat warga setempat waspada. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sleman pun turun tangan untuk mengevakuasi reptil tersebut pada Minggu malam.
Laporan mengenai kemunculan ular itu diterima Damkar Sleman melalui sambungan telepon dari warga Margorejo, Tempel. Ular tersebut diketahui bersembunyi di bawah genting rumah, sehingga dikhawatirkan membahayakan penghuni.
Staf Operasional Damkar Sleman, Reza Apriyanto, menjelaskan tim langsung bergerak setelah menerima laporan pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 21.35 WIB.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.50 WIB dan segera melakukan penanganan. Proses evakuasi berlangsung relatif singkat karena posisi ular dapat dijangkau dengan aman oleh petugas.
“Sampai lokasi pukul 21.50 WIB dan selesai penanganan pukul 22.00 WIB. Waktu penyelesaian 10 menit,” ujar Reza saat dikonfirmasi pada Senin (2/2/2026).
Dalam proses tersebut, petugas berhasil mengamankan seekor ular sanca kembang yang berada di bawah genting rumah warga tanpa menimbulkan kerusakan maupun korban.
Reza menyebutkan ukuran ular yang dievakuasi tergolong besar dan berpotensi membahayakan apabila tidak segera ditangani.
“Telah berhasil dievakuasi ular sanca kembang yang berada di bawah genting, panjang ular kurang lebih 3,5 meter,” tuturnya.
Secara keseluruhan, Reza memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman, baik bagi petugas maupun warga sekitar. Keberhasilan penanganan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan permukiman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Program RTLH Kulonprogo 2026 memasuki tahap pembangunan. Sebanyak 180 rumah dibangun, progres fisik mencapai 25 persen tanpa terdampak efisiensi anggaran.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.