Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Guru - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Sebanyak 247 guru honorer di Kabupaten Bantul hingga kini belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Data tersebut mencakup guru yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Titik Sunarti, mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil pendataan internal terbaru.
“Kurang lebih ada 247 orang. Itu guru di sekolah negeri dan swasta, dari TK, SD sampai SMP,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan skema pemberian insentif bagi guru honorer, terutama yang bertugas di sekolah negeri.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer yang belum masuk dalam skema P3K paruh waktu.
“Kami sedang menyiapkan pemberian insentif kepada guru honorer, khususnya di sekolah negeri, agar kesejahteraan mereka juga bisa membaik,” katanya.
Nugroho mengakui masih terdapat kesenjangan pendapatan antara guru honorer yang telah diangkat sebagai P3K paruh waktu dengan mereka yang belum memperoleh status tersebut.
“Masih ada guru honorer yang belum diangkat menjadi P3K paruh waktu, sehingga pendapatan mereka tentu berbeda dengan yang sudah diangkat,” jelasnya.
Ia menambahkan, bentuk insentif serta besaran yang akan diberikan saat ini masih dalam tahap pembahasan di internal pemerintah daerah. Namun, Bupati Bantul telah memberikan arahan agar nasib guru honorer mendapat perhatian serius.
“Skema insentifnya masih kami bahas, termasuk nominalnya. Bupati juga sudah menginstruksikan agar guru honorer ini mendapatkan perhatian khusus,” pungkas Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Menhub Dudy Purwagandhi meninjau evakuasi KMP Putri Yasmin di Lombok. Satu penumpang meninggal dan 12 orang dirawat
Kajati DIY Sri Kuncoro menemui Wagub Paku Alam X untuk memperkuat sinergi dan siap mendampingi program Pemda DIY dalam aspek hukum.
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.