Viral Medsos, Moonafight Bantah Tuduhan Intimidasi dan Ancam Perempuan
Moonafight bantah tuduhan intimidasi dan ancaman pembunuhan terkait kasus viral dugaan keguguran di media sosial.
Ilustrasi seleksi pegawai./Antaa
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY tengah bersiap menata birokrasi, terutama berkaitan dengan dengan kepegawaian dengan melakukan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk menghapus pegawai honorer yang merupakan amanat dari UU No. 20/2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan penghapusan tenaga honorer pada tahun depan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat dan bertujuan memberikan kepastian status kepegawaian bagi para pekerja yang selama ini telah mengabdi. "Kami punya tenaga honorer yang disebut tenaga bantu atau naban. Mereka harus punya masa kerja minimal dua tahun dan diberi honor melalui APBD," ujar Beny.
Sebagai solusi atas penghapusan tenaga honorer, Pemda DIY akan membuka seleksi besar-besaran untuk mengisi formasi P3K.
Dengan demikian, para naban yang memenuhi syarat dapat mengikuti seleksi dan berpeluang untuk menjadi P3K. "Maka dengan jumlah naban yang ada sekarang kami dorong supaya dinolkan ya kami buka seleksi betul supaya mereka ikut seleksi," kata Beny.
Salah satu keuntungan menjadi P3K adalah kepastian status kepegawaian yang lebih kuat dibandingkan dengan tenaga honorer. P3K juga memiliki hak yang sama dengan PNS, seperti kesempatan untuk menduduki jabatan struktural dan fungsional.
Menurut Beny, proses penghapusan tenaga honorer dan perekrutan P3K ini juga menjadi tantangan bagi sektor pemerintahan. Sebab jurang antara jumlah ASN yang pensiun dengan perekrutan ASN atau P3K baru kerap tidak mencukupi kebutuhan pegawai setiap tahunnya.
BACA JUGA: PGRI Kawal Kebijakan Penghapusan Guru Honorer pada 2025, Ini Tujuannya
Untuk mengatasi hal ini, Pemda DIY mengaku akan terus berupaya memperjuangkan penambahan formasi ASN. Selain itu penyelesaian status kepegawaian guru yang saat ini masih berada di bawah yayasan dan honorer juga akan dijadikan prioritas ke depannya.
Upaya penghapusan tenaga honorer dan perekrutan P3K ini, kata dia, juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan adanya tenaga kerja yang memiliki status kepegawaian yang jelas, diharapkan akan semakin meningkatkan kinerja dan produktivitas aparatur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Moonafight bantah tuduhan intimidasi dan ancaman pembunuhan terkait kasus viral dugaan keguguran di media sosial.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.