Wajiran Segera Kembali Jadi Lurah Srimulyo, Ini Dasarnya
DPMKal Bantul mengusulkan Bupati mengaktifkan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
Progres pembangunan Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman./Istimewa -- PT Adhi Karya \r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rencana pengoperasian fungsional jalan penghubung dari akses jalan tol Bokoharjo, Sleman, menuju Gunungkidul pada Lebaran 2027 diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan kawasan utara Bumi Handayani.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan konektivitas tersebut tidak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat. Akses baru itu juga dinilai dapat membuka peluang pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata di wilayah utara Gunungkidul.
Menurut Endah, jalan penghubung yang nantinya tersambung hingga kawasan Nglanggeran berpotensi memberikan dampak lebih luas bagi wilayah sekitarnya. Nglanggeran sendiri selama ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Gunungkidul yang memiliki daya tarik bagi wisatawan.
“Terkait dengan jalan penghubung antara jalan tol ke Bokoharjo dari Kabupaten Sleman ke Gunungkidul dapat beroperasi fungsional pada Lebaran 2027 ini tentu sangat bagus,” kata Endah, Minggu (9/8/2026).
Akses Menuju Nglanggeran
Endah menilai peningkatan konektivitas dapat menjadi pintu masuk untuk mengembangkan potensi wilayah yang selama ini belum optimal. Kawasan pegunungan di sisi utara Gunungkidul hingga Gunung Gambar disebut memiliki peluang untuk ikut berkembang seiring dengan membaiknya akses transportasi.
“Jalan yang nantinya akan langsung masuk ke kawasan Nglanggeran, yang merupakan destinasi wisata unggulan. Dengan akses infrastruktur yang lebih lancar, potensi wisata lain seperti Pegunungan sisi utara dan Gunung Gambar juga diharapkan akan ikut bangkit,” ujarnya.
Bagi Pemkab Gunungkidul, pembangunan akses tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai jalur penghubung antardaerah. Infrastruktur itu diharapkan dapat membuka pusat-pusat pertumbuhan baru, khususnya melalui pengembangan sektor pariwisata dan potensi ekonomi lokal.
Dengan konektivitas yang lebih baik, kawasan utara Gunungkidul diharapkan memperoleh peluang lebih besar untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya.
Pemkab Berharap Akses Tol Berlanjut
Pemkab Gunungkidul berharap pembangunan konektivitas tersebut tidak berhenti pada akses menuju Bokoharjo. Pemerintah daerah ingin jalur tersebut nantinya dapat diteruskan hingga benar-benar masuk ke wilayah Gunungkidul.
“Kami berharap tol ini nanti tidak berhenti hanya sampai di Bokoharjo, tetapi bisa juga sampai dengan di Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Keberlanjutan akses tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi kawasan utara Gunungkidul sebagai salah satu wilayah dengan potensi pengembangan ekonomi baru. Pada saat yang sama, konektivitas yang semakin baik diharapkan memperluas sebaran manfaat pembangunan infrastruktur di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKal Bantul mengusulkan Bupati mengaktifkan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
Tembok SDN Minomartani 2 roboh dan melukai 10 warga. Polisi menemukan tembok diduga berdiri sejak 1980 tanpa pondasi memadai.
Disdukcapil Jogja mengoptimalkan antrean online melalui JSS agar warga bisa mengambil nomor dan memantau antrean tanpa menunggu lama.
Gunungkidul mengembangkan sport tourism lewat Kejurnas Sepatu Roda Bupati Cup 2026 yang diikuti 459 peserta dari berbagai daerah.
Sisa roket Falcon 9 SpaceX menabrak Bulan dan membentuk kawah. Insiden ini memicu perhatian investor serta isu regulasi sampah antariksa.
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.