9 SD Negeri di Gunungkidul Berpotensi Diregrouping, Ini Alasannya
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji regrouping 9 SD negeri yang kekurangan murid agar layanan pendidikan lebih efektif dan efisien.
Suporter sepak bola. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengamanan suporter Persis Solo di Gunungkidul berlangsung terkendali setelah ratusan pendukung yang hendak menuju laga Derby Mataram di Stadion Sultan Agung dialihkan dan dipulangkan melalui jalur Semin dan Ngawen.
Kabag Ops Polres Gunungkidul, Kompol Mustaqim, menyebutkan sekitar 600 suporter yang sebagian besar menggunakan sepeda motor sempat memasuki wilayah Gunungkidul sebelum akhirnya dihentikan aparat.
“Tidak ada masalah karena suporter yang jumlahnya hampir 600 ini bisa dipulangkan ke daerah Jawa Tengah,” kata Mustaqim, Jumat (6/1/2026).
Ia menjelaskan, penghadangan dilakukan di Bundaran Tugu Tobong, Kalurahan Logandeng, Playen, sehingga rombongan tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Stadion Sultan Agung, Bantul.
“Setelah dihentikan, langsung kami minta pulang dan dikawal hingga di wilayah perbatasan Jawa Tengah,” ungkapnya.
Pengamanan suporter Persis tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengawalan melalui jalur Karangmojo. Rombongan dipecah melewati Kapanewon Ngawen dan Semin guna menghindari penumpukan massa di satu titik.
“Terus kami kawal. Alhamdulillah pukul 15.30 WIB, massa sudah keluar dari Gunungkidul dengan tertib,” katanya.
Terkait dengan atribut tim, Mustaqim mengakui sebagian suporter mengenakan atribut Persis. Menurutnya, langkah penghalauan dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Sebelumnya diberitakan, massa pendukung Persis Solo terpantau melintas di wilayah Gunungkidul sekitar pukul 11.30 WIB. Sejumlah sepeda motor berpelat nomor AD terlihat berada di Kapanewon Semin.
Upaya penghadangan awal dilakukan petugas Polsek Semin. Namun, karena jumlah pengendara motor lebih banyak, rombongan sempat menerobos barisan aparat.
Blokade lanjutan kemudian dilakukan di Bundaran Tugu Tobong, Kalurahan Logandeng, Playen, dengan penguatan personel agar tidak kembali kecolongan seperti di Semin.
Beberapa mobil dan truk dikerahkan untuk menutup akses jalan. Sekitar pukul 12.15 WIB, rombongan tiba di lokasi tersebut, tetapi akses sudah ditutup sehingga mereka diminta memutar balik menuju wilayah Jawa Tengah.
“Dikawal langsung oleh Kabag Ops Polres Gunungkidul, Kompol Mustaqim. Jadi, informasi detailnya ke Kabag Ops saja,” kata Kapolsek Playen, AKP Sofyan Susanto kepada wartawan, Jumat siang.
Ia menambahkan, jajaran Polsek diminta membantu Polres Gunungkidul dalam pengamanan suporter Persis yang diduga hendak menuju Bantul untuk menyaksikan pertandingan PSIM melawan Persis Solo. Pengaturan arus balik melalui Semin dan Ngawen dilakukan agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan gesekan di wilayah perbatasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji regrouping 9 SD negeri yang kekurangan murid agar layanan pendidikan lebih efektif dan efisien.
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hotel di Bantul membidik pasar komunitas untuk mendongkrak okupansi saat libur sekolah. PHRI menargetkan tingkat hunian mencapai 70 persen.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp57.050 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional terbaru berdasarkan data PIHPS Nasional
Stemawa Moto Contest 2026 di SMK Ma’arif 1 Wates diikuti 130 peserta dengan delapan kategori modifikasi motor dari DIY dan sekitarnya.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Simak jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan pusat kota hingga kawasan pinggiran DIY