Ngeri! Ponsel Bisa Lebih Kotor dari Toilet, Ini Risikonya
Ponsel ternyata bisa lebih kotor dari toilet dan berisiko picu infeksi. Simak bahaya serta cara membersihkan HP yang benar.
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, JOGJA — Menjelang bulan suci Ramadan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1,1 juta tabung atau setara 3.544 metrik ton untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Tambahan pasokan tersebut mulai disalurkan sejak 17 Februari 2026 untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi rumah tangga jelang hingga selama Ramadan. Dari total tambahan tersebut, sebanyak 144 ribu tabung dialokasikan untuk wilayah DIY, sementara lebih dari 1 juta tabung disalurkan ke Jawa Tengah.
Jumlah ini setara dengan peningkatan sekitar 75 persen dibandingkan penyaluran harian normal. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keandalan pasokan LPG bersubsidi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan penambahan pasokan dilakukan guna memastikan stok LPG tetap aman hingga ke tingkat pangkalan.
“Kami memastikan tambahan fakultatif ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, khususnya di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kg selama Ramadan,” ujarnya.
Jaga Daya Beli dan Kendalikan Inflasi
Penambahan pasokan LPG 3 kg ini juga menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pengendalian inflasi serta menjaga daya beli masyarakat. Selama Ramadan, konsumsi LPG rumah tangga umumnya mengalami peningkatan seiring bertambahnya aktivitas memasak.
Taufiq menegaskan, Pertamina terus melakukan pemantauan distribusi agar penyaluran LPG bersubsidi tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.
Imbau Gunakan LPG Non Subsidi
Sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan subsidi pemerintah, Pertamina juga mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk beralih menggunakan LPG non subsidi. Saat ini, Pertamina menyediakan LPG Bright Gas dalam dua pilihan ukuran, yakni Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.
“Kami mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. Selain stoknya terjamin, harganya sesuai ketentuan pemerintah dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000,” kata Taufiq.
Ia menambahkan, masyarakat kini semakin mudah menemukan pangkalan resmi terdekat melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id.
Dengan langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan komitmennya menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya pada momentum Ramadan, demi mendukung kenyamanan dan aktivitas masyarakat di Jawa Tengah dan DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ponsel ternyata bisa lebih kotor dari toilet dan berisiko picu infeksi. Simak bahaya serta cara membersihkan HP yang benar.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.