Disertasi FH UII Ungkap Timpangnya Relasi Rakyat dan DPR
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.
Tim PDKB PLN./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—PLN UP3 Yogyakarta menjadwalkan pemadaman listrik di Sleman pada Selasa (24/2/2026) sebagai bagian dari pemeliharaan jaringan dan peningkatan keandalan pasokan listrik di DIY. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan kelistrikan agar tetap aman dan stabil bagi pelanggan.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta tersebut berdampak pada penghentian aliran listrik sementara di sejumlah titik. Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas harian serta mengantisipasi kebutuhan listrik selama proses pemeliharaan berlangsung.
Manajemen PLN UP3 Yogyakarta menyampaikan, pemadaman listrik dilakukan guna memastikan sistem kelistrikan tetap andal serta aman bagi pelanggan. Warga diminta mencermati jadwal yang telah diumumkan agar dapat meminimalkan potensi gangguan terhadap aktivitas rumah tangga maupun usaha.
SLEMAN (Pemadaman 10.00–14.00 WIB)
Pekerjaan: Pemasangan konstruksi guna PBPD.
Lokasi: Padukuhan Tambakan, Padukuhan Gondangan, Alfamidi, Perumahan Pesona Mentari, Hotel Arilla, Padukuhan Ngebel Cilik, Padukuhan Ngebel Gedhe, Perumahan Merapi View, Padukuhan Dayakan, Padukuhan Kancilan, Padukuhan Ledok Wareng, Perumahan Green Hills, Padukuhan Ngentak, Padukuhan Lojajar, Padukuhan Kamdanen, Perumahan Tugu Asri, Padukuhan Wonorejo, Padukuhan Wonokerso, Jalan Kapten Haryadi dan sekitarnya.
PLN menegaskan, jadwal pemadaman listrik ini bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu apabila terdapat kendala teknis maupun kondisi tertentu di lapangan. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari PLN sebagai rujukan utama terkait perkembangan layanan kelistrikan selama masa pemeliharaan jaringan di Sleman dan wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.
Gus Rozin menghormati mekanisme AHWA dalam pemilihan Ketum PBNU dan mengajak warga NU menjaga persatuan setelah keputusan Muktamar ke-35.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.