13 Ribu Pelajar Magetan Alami Gangguan Mata, Gadget Jadi Sorotan
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Sekelompok massa mendatangi Mapolda DIY pada Selasa (24/2/2026) petang. Aksi tersebut menyebabkan kerusakan pada salah satu akses masuk markas kepolisian tersebut.
Harianjogja.com, SLEMAN— Sekelompok massa mendatangi Mapolda DIY pada Selasa (24/2/2026) petang. Aksi tersebut berlangsung sejak sore dan menyebabkan kerusakan pada salah satu akses masuk markas kepolisian.
Massa mulai berkumpul di sekitar Mapolda DIY sekitar pukul 18.00 WIB. Dari pantauan di lokasi, mereka bergerak menuju pintu barat Mapolda DIY. Tak berselang lama, pintu tersebut roboh setelah didesak oleh massa.
Dampak dari aksi itu, arus lalu lintas di jalur ring road sisi barat terpantau ditutup sementara. Kendaraan dari arah timur, baik melalui lajur cepat maupun lajur lambat, dialihkan untuk berputar balik di U-turn depan Mapolda DIY.
Di dalam area Mapolda DIY, aparat kepolisian tampak memasang kawat duri yang membentang dari arah timur ke barat. Sejumlah personel juga terlihat bersiaga di halaman Mapolda DIY untuk mengamankan situasi.
Salah satu peserta aksi yang mengaku berinisial U menyebutkan, aksi tersebut merupakan bentuk kemarahan masyarakat atas peristiwa meninggalnya seorang anak berusia 14 tahun di Maluku yang diduga dianiaya oknum anggota Brimob.
“Ini bentuk kemarahan masyarakat atas apa yang terjadi di Maluku. Ada bocah 14 tahun yang tidak salah apa-apa, sedang naik motor, lalu kepalanya dihantam helm dan akhirnya meninggal,” ujar U di sela aksi.
Ia menegaskan, aksi tersebut tidak membawa tuntutan tertulis maupun panggung orasi. Menurutnya, unjuk rasa berlangsung secara spontan tanpa konsep teknis yang terstruktur.
“Kami tidak punya tuntutan, tidak ada draf, tidak ada panggung orasi. Aksi ini benar-benar cair,” katanya.
Dia juga menjelaskan bahwa massa mulai berkumpul sejak sekitar pukul 16.30 WIB sebelum kemudian bergerak bersama menuju Mapolda DIY.
“Bareng-bareng jalan ke Polda, lalu mengokupasi ruang Polda. Tidak ada batas waktu atau kegiatan yang direncanakan,” tuturnya.
Aksi tersebut diikuti oleh mahasiswa serta elemen masyarakat lainnya. Hingga pukul 19.29 WIB, massa masih bertahan di sekitar Mapolda DIY. Sebagian berada di seberang selatan Mapolda, sementara lainnya duduk di pembatas jalan ring road.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.
Google Finance resmi hadir kembali dengan aplikasi Android dan fitur AI canggih untuk analisis saham, pengelolaan portofolio, serta ringkasan pasar otomatis.
Korban gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa, 68.900 orang hilang di La Guaira. Warga kritik respons pemerintah saat operasi penyelamatan berpacu dengan waktu.
Harry Kane resmi jadi pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia dengan 11 gol usai membobol Panama dan melampaui rekor Gary Lineker.