OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Kombes Pol Ihsan./Istimewa -- Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY sempat mengamankan tiga mahasiswa yang terlibat dalam aksi penyampaian aspirasi di depan Mapolda DIY pada Selasa (24/2/2026) malam. Ketiganya kemudian diserahkan kembali kepada pihak kampus pada malam yang sama setelah dilakukan koordinasi dengan rektorat.
Aksi yang berlangsung sejak sore hari tersebut sempat memanas. Sekitar pukul 18.00 WIB, massa mulai berdatangan dan berkumpul di depan Mapolda DIY. Situasi memanas ketika massa mencoba merangsek ke area pagar sisi timur Mapolda DIY hingga menyebabkan pagar roboh.
Aksi berangsur bubar sekitar pukul 20.00 WIB setelah muncul kelompok massa lain di sekitar lokasi. Sekitar pukul 20.22 WIB, arus lalu lintas di jalan ring road kembali normal, disusul hujan yang turun di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY, Ihsan, menjelaskan tiga mahasiswa yang sempat diamankan telah dipulangkan setelah dilakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak kampus.
“Petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Namun, ketiganya telah kami serahkan langsung kepada pihak rektorat sekitar pukul 22.30 WIB,” kata Ihsan dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian menghubungi kampus terkait agar mahasiswa yang diamankan dapat dijemput secara resmi. Setelah proses tersebut, ketiganya meninggalkan Mapolda DIY.
Selain itu, Ihsan menegaskan bahwa informasi mengenai penggunaan gas air mata maupun tembakan peringatan saat pengamanan aksi tidak benar. Ia memastikan petugas pengamanan tidak dibekali senjata.
“Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara ledakan yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” ujarnya.
Ihsan juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa meninggalnya pelajar di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi di Mapolda DIY.
“Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga diberikan ketabahan,” ucapnya.
Meski demikian, Ihsan menyayangkan aksi penyampaian aspirasi yang awalnya berlangsung damai berakhir ricuh dan disertai perusakan fasilitas, khususnya pagar sisi timur Mapolda DIY.
Ia mengapresiasi masyarakat DIY, termasuk unsur Jaga Warga, yang turut bersinergi dengan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, kearifan lokal, dan budaya Jawa.
“Saat ini situasi di depan Mapolda DIY aman dan terkendali. Arus lalu lintas sudah kembali lancar, dan kondisi kamtibmas di wilayah DIY secara umum kondusif,” tegas Ihsan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
BRIN mematangkan N219 dan N219A untuk mendukung visi ambulans terbang Prabowo, termasuk evakuasi medis di wilayah sulit.
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.
Enam pelabuhan di NTT terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. Kemenhub melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY di NTT aman setelah gempa M7,7. Mereka dievakuasi ke perbukitan menyusul peringatan tsunami.