Harga Pertamax Melonjak, Apindo Khawatir Biaya Usaha Membengkak
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Kombes Pol Ihsan./Istimewa -- Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY sempat mengamankan tiga mahasiswa yang terlibat dalam aksi penyampaian aspirasi di depan Mapolda DIY pada Selasa (24/2/2026) malam. Ketiganya kemudian diserahkan kembali kepada pihak kampus pada malam yang sama setelah dilakukan koordinasi dengan rektorat.
Aksi yang berlangsung sejak sore hari tersebut sempat memanas. Sekitar pukul 18.00 WIB, massa mulai berdatangan dan berkumpul di depan Mapolda DIY. Situasi memanas ketika massa mencoba merangsek ke area pagar sisi timur Mapolda DIY hingga menyebabkan pagar roboh.
Aksi berangsur bubar sekitar pukul 20.00 WIB setelah muncul kelompok massa lain di sekitar lokasi. Sekitar pukul 20.22 WIB, arus lalu lintas di jalan ring road kembali normal, disusul hujan yang turun di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY, Ihsan, menjelaskan tiga mahasiswa yang sempat diamankan telah dipulangkan setelah dilakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak kampus.
“Petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Namun, ketiganya telah kami serahkan langsung kepada pihak rektorat sekitar pukul 22.30 WIB,” kata Ihsan dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian menghubungi kampus terkait agar mahasiswa yang diamankan dapat dijemput secara resmi. Setelah proses tersebut, ketiganya meninggalkan Mapolda DIY.
Selain itu, Ihsan menegaskan bahwa informasi mengenai penggunaan gas air mata maupun tembakan peringatan saat pengamanan aksi tidak benar. Ia memastikan petugas pengamanan tidak dibekali senjata.
“Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara ledakan yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” ujarnya.
Ihsan juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa meninggalnya pelajar di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi di Mapolda DIY.
“Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga diberikan ketabahan,” ucapnya.
Meski demikian, Ihsan menyayangkan aksi penyampaian aspirasi yang awalnya berlangsung damai berakhir ricuh dan disertai perusakan fasilitas, khususnya pagar sisi timur Mapolda DIY.
Ia mengapresiasi masyarakat DIY, termasuk unsur Jaga Warga, yang turut bersinergi dengan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, kearifan lokal, dan budaya Jawa.
“Saat ini situasi di depan Mapolda DIY aman dan terkendali. Arus lalu lintas sudah kembali lancar, dan kondisi kamtibmas di wilayah DIY secara umum kondusif,” tegas Ihsan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Ini 4 minuman sehat sebelum tidur yang bantu jaga gula darah tetap stabil. Cocok untuk hindari lonjakan gula di malam hari.
Pria asal Magelang ditangkap usai tipu jual beli sapi di Bantul. Sapi dibawa tanpa pelunasan, lalu dijual lagi.
Kenali tanda kelelahan mental seperti sulit fokus hingga mudah lelah. Jangan abaikan, ini cara tubuh minta istirahat.
Job fair Kulonprogo 2026 digelar 23-24 Juni, hadirkan 2.100 lowongan dari 26 perusahaan. Peluang besar bagi lulusan baru.
Trailer Spider-Man: Brand New Day resmi rilis. Hulk kembali, konflik Peter Parker makin gelap dan emosional.