Pasokan Air di Moyudan Terganggu, BPBD Kirim Bantuan 4 Tangki
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Pemain PSS Sleman saat berlatih./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Usai meraih dua kemenangan beruntun di putaran ketiga, PSS Sleman menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya. Super Elja membidik poin, setelah belum pernah menang dari Persela dalam dua pertemuan sebelumnya di Pegadaian Championship 2025/2026.
Pada pertemuan putaran pertama, Persela menjadi tim pertama yang menaklukkan PSS. Bermain di Surajaya, Laskar Joko Tingkir menang 2-1 lewat gol dramatis Muhammad Sadewa pada menit 90+7, yang membuat PSS pulang ke Sleman tanpa poin.
Pertemuan kedua berlangsung Januari lalu di Stadion Maguwoharjo. PSS sempat unggul lebih dulu melalui gol Gustavo Tocantins di babak pertama. Namun, Persela kembali menggagalkan kemenangan PSS setelah Titan Agung mencetak gol penyeimbang pada menit ke-85. Skor 1-1 menutup laga sekaligus menggagalkan upaya balas dendam Super Elja.
Ansyari: Putaran Ketiga Ibarat Final
Meski hanya meraih satu kali imbang dan satu kali kalah dari Persela, PSS datang dengan tekad kuat di putaran ketiga. Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis menilai kedua tim sudah saling memahami kekuatan dan pendekatan taktik masing-masing.
“Yang pasti kami sudah sama-sama tahu. Mereka tahu taktikal kami, kami juga tahu taktikal mereka,” kata Ansyari, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, dengan kondisi tersebut, hasil pertandingan akan ditentukan oleh siapa yang paling siap dan disiplin di lapangan.
“Siapa yang terbaik dalam memainkan pertandingan, dialah yang akan memenangkan laga,” tegasnya.
Ansyari menegaskan, setiap laga di putaran ketiga menjadi krusial bagi PSS. Tidak ada ruang untuk lengah jika ingin terus mengamankan posisi di klasemen.
“Ini sudah putaran ketiga, setiap pertandingan itu final. Kami harus mengambil poin dari pertandingan besok. Tidak ada cerita lengah lalu kalah,” ujarnya.
Tanpa Tocantins, PSS Siapkan Opsi
Dalam laga kontra Persela awal Maret nanti, PSS dipastikan tampil tanpa striker andalannya, Gustavo Tocantins. Penyerang asal Brasil itu harus absen karena akumulasi kartu.
“Iya, Tocantins akumulasi,” kata Ansyari.
Meski demikian, Ansyari memastikan kondisi skuad secara umum dalam keadaan siap. Tidak ada pemain lain yang mengalami cedera maupun terkena akumulasi kartu.
“Kami punya banyak komposisi pemain. Jadi kami tidak ragu dan sudah menyiapkan pemain yang akan menggantikan posisi Tocantins,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Kemendag menyebut harga referensi dan HPE biji kakao naik tajam pada Agustus 2026 akibat gangguan pasokan dan dampak El Nino.
Ditjenpas memastikan video viral penggerebekan rumah dinas Kalapas Waingapu merupakan video lama pada 2024. RB telah dicopot dan diproses hukum.
Harga BBM Pertamina, BP, dan Shell per 1 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter, sementara diesel di BP dan Shell naik.
UII mengembangkan sistem Inteligen Bisnis untuk membantu pengambilan keputusan admisi berbasis data dengan skor usability 84,4.