HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Tanaman cabai - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai menanam cabai secara mandiri di lingkungan rumah tangga masing-masing.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga stabilitas harga cabai yang kerap mengalami fluktuasi tajam, terutama saat mendekati momen perayaan Idulfitri.
Fenomena naik turunnya nilai jual komoditas pedas ini merupakan siklus tahunan yang sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca serta ketersediaan pasokan di pasar.
Ketika intensitas hujan tinggi memicu penurunan produksi, harga cabai dipastikan melonjak, namun sebaliknya, saat masa panen raya melimpah, harga justru bisa merosot drastis hingga menyentuh titik yang merugikan para petani lokal.
“Kalau dalam kondisi tertentu petani memilih tidak memanen karena harga terlalu rendah, itu kan secara ekonomis juga tidak bagus. Ke depan ini perlu kita pikirkan bersama karena terjadi hampir setiap tahun,” ungkap Ni Made dalam Jumpa Pers Hasil Pemantauan TPID Menjelang Idulfitri di Kepatihan, Rabu (4/3/2026).
Ia menekankan bahwa meskipun sudah ada acuan harga eceran tertinggi (HET), implementasi di lapangan tetap sangat bergantung pada rantai distribusi dan volume produksi.
Mengingat keterbatasan lahan di area perkotaan, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyarankan warga memanfaatkan pot atau polibag kecil untuk budidaya skala rumahan. Penanaman mandiri ini difokuskan untuk memenuhi konsumsi internal keluarga sehingga ketergantungan terhadap pasar dapat berkurang, terutama pada periode rawan inflasi menjelang hari besar keagamaan nasional.
Terkait dengan kebutuhan skala industri, Pemda DIY telah berkoordinasi dengan BUMD pangan sebagai offtaker produk daerah, meski pengelolaan komoditas ini diakui memiliki kompleksitas tinggi. Penggunaan teknologi cold storage atau ruang pendingin memiliki batas waktu tertentu, sementara karakteristik konsumen di DIY jauh lebih menyukai produk yang masih dalam kondisi segar daripada hasil pengawetan.
Meski sempat ada tren kenaikan, saat ini harga cabai di pasaran terpantau mulai berangsur menurun jika dibandingkan dengan kondisi dua pekan sebelumnya. Pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah DIY tetap aman terkendali karena jalur distribusi dari pemasukan daerah lain maupun kerja sama antarpulau berjalan lancar guna menjamin stabilitas harga cabai dan komoditas pokok lainnya bagi warga DIY jelang Idulfitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling baik untuk SIM A maupun C.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Membonceng anak naik motor butuh perhatian khusus. DAM berikan 4 tips: pastikan kaki menapak footstep, bisa berpegangan, siap naik-turun, dan pakai helm SNI.