SHDK Kartu Keluarga Jadi Sumber Kendala SPMB 2026 di Bantul
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Foto ilustrasi penyaluran bantuan sembako. - ist
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 500 pekerja honorer di lingkungan Pemkab Bantul menerima bantuan paket sembako menjelang Lebaran 2026. Bantuan sembako untuk honorer Pemkab Bantul tersebut diserahkan di Kompleks Parasamya di Bantul pada Rabu (11/3/2026) sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap kebutuhan keluarga menjelang Idulfitri.
Program bantuan sembako untuk honorer Pemkab Bantul menjelang Lebaran ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh DPD REI DIY setiap tahun.
Melalui kegiatan tersebut, asosiasi pengembang perumahan di DIY berupaya membantu pekerja lapangan di lingkungan pemerintah daerah yang membutuhkan dukungan kebutuhan pokok saat Ramadan hingga Idulfitri.
Ketua DPR REI DIY, Ilham Muhammad Nur, menyampaikan bahwa pembagian paket sembako untuk honorer Pemkab Bantul tersebut menjadi agenda sosial yang secara konsisten dilaksanakan menjelang Lebaran.
"Kegiatan pembagian sembako ini kami adakan setiap tahun dengan harapan bisa membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan saat ini dan marilah kita meningkatkan rasa persaudaraan dan kepedulian sebagai wujud rasa sosial kepada mayarakat," kata Ilham.
Ia menjelaskan bahwa bantuan sembako menjelang Lebaran tersebut ditujukan kepada pekerja honorer dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Bantul.
Para penerima bantuan berasal dari DPMPTSP, DLH, dan DPUPKP di Bantul yang sebagian besar merupakan pekerja lapangan seperti petugas kebersihan serta penjaga pintu air irigasi.
Menurut Ilham, paket sembako yang dibagikan berisi bahan kebutuhan pokok sehari-hari yang diharapkan dapat membantu para pekerja honorer memenuhi kebutuhan keluarga selama Ramadan hingga Lebaran.
"Paket sembako yang diberikan berupa bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga bisa membantu kebutuhan mereka di bulan puasa dan menjelang Lebaran," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasi atas inisiatif bantuan sembako bagi honorer Pemkab Bantul yang diberikan oleh DPD REI DIY tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan ekonomi sekaligus memperkuat kepedulian sosial di masyarakat.
"Memang pertumbuhan ekonomi itu tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi justru swasta itulah yang harus terus kami dorong untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan," katanya.
Ia juga menilai sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha melalui kegiatan sosial seperti bantuan sembako bagi honorer Pemkab Bantul menjelang Lebaran dapat memperkuat solidaritas serta kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi pekerja yang berperan penting dalam pelayanan publik sehari-hari di Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Sensus Ekonomi 2026 di Sleman resmi dimulai. Data usaha jadi dasar kebijakan dan arah pembangunan ekonomi daerah.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Stasiun Gambir akan melayani KRL dan kereta jarak jauh. Transformasi ini menjadikannya hub transportasi terintegrasi di Jakarta.