Trump Tolak Tawaran Iran, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
Harga minyak dunia melonjak setelah Trump menolak tawaran damai Iran. Brent naik ke US$106,31 dan WTI US$93,62 per barel.
Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA/HO - Jasa Marga
Harianjogja.com, JOGJA— PT Jasa Marga memberlakukan diskon tarif tol untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 pada 15–16 Maret 2026. Kebijakan ini diterapkan di sejumlah ruas jalur utama Tol Trans Jawa guna mendorong distribusi perjalanan pemudik dari arah Jakarta menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Potongan tarif tol tersebut berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus melalui beberapa gerbang tol strategis di jalur Trans Jawa. Program diskon ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus memberikan keringanan biaya perjalanan bagi masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2026.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, mengatakan potongan tarif yang diberikan terbagi dalam dua kategori.
"Potongan tarif 30 persen untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung," kata Ria kepada wartawan di kawasan Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu.
Selain itu, pada ruas Tol Batang–Semarang juga diberlakukan potongan tarif yang lebih besar. Diskon sekitar 46 persen diberikan kepada pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus melalui Gerbang Tol Kalikangkung.
Di sisi lain, Jasa Marga juga meningkatkan kapasitas layanan di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan membuka 19 gardu transaksi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik Lebaran 2026.
"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," kata Ria.
Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di jalur tersebut sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026, meskipun lonjakannya belum terlalu signifikan.
“Kalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa. Jadi memang sudah terlihat lonjakan yang cukup tinggi," kata dia.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kata Ria, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan tanpa penerapan rekayasa lalu lintas khusus.
"Baik 'one way' maupun 'contra flow'. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik," kata Ria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga minyak dunia melonjak setelah Trump menolak tawaran damai Iran. Brent naik ke US$106,31 dan WTI US$93,62 per barel.
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.