Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Ramp on dan Ramp Ofj Jalan Tol Jogja-Bawen. /Instagram-Jasa Marga Jogja Bawen.
Harianjogja.com, JOGJA— Keamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi aspek utama dalam sistem jalan tol. Salah satu elemen yang berperan besar menjaga keteraturan arus kendaraan adalah ramp jalan tol, yakni jalur penghubung yang memungkinkan kendaraan berpindah dari jalan umum ke jalan tol maupun sebaliknya secara aman dan terukur.
Meski kerap dilalui setiap hari, tidak sedikit pengguna jalan yang belum memahami fungsi ramp dalam mendukung keselamatan berkendara. Padahal, keberadaan jalur ini menjadi bagian penting yang memastikan kendaraan dapat menyesuaikan kecepatan sebelum bergabung atau keluar dari arus lalu lintas utama di jalan tol.
Secara umum, ramp berfungsi sebagai jalur transisi yang menghubungkan dua sistem lalu lintas dengan karakteristik kecepatan berbeda. Dengan adanya jalur ini, perpindahan kendaraan dapat berlangsung lebih tertib sehingga risiko kecelakaan maupun gangguan arus lalu lintas dapat diminimalkan.
Berdasarkan fungsi dan arah pergerakannya, ramp pada jalan tol terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu on ramp dan off ramp. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama berperan penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
On ramp merupakan jalur yang digunakan pengendara untuk memasuki jaringan jalan tol dari jalan umum. Jalur ini dirancang agar kendaraan dapat meningkatkan kecepatan secara bertahap sebelum bergabung dengan arus lalu lintas utama yang bergerak lebih cepat.
Penyesuaian kecepatan tersebut menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan dan mengurangi potensi konflik antarkendaraan saat proses bergabung ke jalur tol berlangsung.
Sebaliknya, off ramp adalah jalur yang digunakan kendaraan untuk keluar dari jalan tol menuju gerbang tol atau jaringan jalan umum. Jalur ini memungkinkan pengendara mengurangi kecepatan secara bertahap sebelum memasuki area lalu lintas reguler yang memiliki pola pergerakan berbeda dengan jalan tol.
Dengan adanya off ramp, proses keluar dari jalan tol dapat dilakukan secara lebih aman tanpa mengganggu kendaraan lain yang masih melaju di jalur utama.
Manfaat on ramp dan off ramp telah dirasakan masyarakat pada Jalan Tol Jogja-Bawen, khususnya saat pengoperasian fungsional Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen pada periode mudik Lebaran lalu.
Kedua jalur penghubung tersebut membantu mengintegrasikan arus kendaraan dari jalan tol menuju kawasan Ambarawa dan Bawen maupun sebaliknya. Selain itu, keberadaan ramp juga berkontribusi mengurangi kepadatan kendaraan di jalan arteri nasional karena distribusi lalu lintas menjadi lebih teratur.
Seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas di wilayah DIY dan Jawa Tengah, pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen terus menunjukkan kemajuan signifikan. Dua seksi ruas tol tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 karena progres konstruksinya telah mendekati tahap penyelesaian.
Seksi 1 ruas Jogja-Bawen-Rejo sepanjang 8,8 kilometer saat ini telah mencapai progres 89,80 persen. Adapun Seksi 6 yang berada di kawasan Bawen telah menyentuh progres sekitar 96 persen.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen, A.J. Dwi Winarsa, memastikan kedua seksi tersebut akan mulai difungsikan pada tahun ini.
“Keduanya akan beroperasi di tahun ini,” ujarnya dalam Seminar Nasional Transformasi Sistem Transportasi Perkotaan yang digelar Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bersama Forum Studi Transportasi Perguruan Tinggi, Sabtu (11/4/2026).
Pangkas Waktu Tempuh Jogja-Semarang
Secara keseluruhan, Jalan Tol Jogja-Bawen memiliki panjang 75,12 kilometer yang melintasi Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, hingga Kabupaten Semarang.
Apabila seluruh ruas selesai sesuai target pada 2028 hingga 2029, waktu perjalanan dari Yogyakarta menuju Semarang diperkirakan berkurang drastis dari sekitar tiga jam menjadi kurang dari satu jam.
Di balik percepatan pembangunan, proyek strategis tersebut juga menghadapi sejumlah tantangan teknis. Salah satunya berkaitan dengan penyesuaian desain konstruksi di kawasan Selokan Mataram yang berstatus sebagai cagar budaya.
Desain awal yang menggunakan konsep single tier harus diubah menjadi portal setelah melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DIY. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan biaya konstruksi.
Selain itu, tim proyek juga menghadapi kondisi tanah lunak di wilayah Bawen, keberadaan situs yang mengharuskan penyesuaian trase jalan, hingga potensi aliran debris dari kawasan Gunung Merapi yang membutuhkan penanganan khusus.
Tol Jogja-Bawen merupakan bagian dari jaringan transportasi Joglosemar yang menghubungkan Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan sektor pariwisata di sepanjang koridor Yogyakarta, Magelang, Temanggung, Ambarawa, hingga Semarang.
Pembahasan mengenai pengembangan infrastruktur tersebut turut menjadi salah satu agenda dalam Seminar Nasional Transformasi Sistem Transportasi Perkotaan yang merupakan bagian dari rangkaian Rapat Tengah Tahun Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi. Kegiatan itu menghadirkan akademisi, praktisi, serta pemangku kebijakan transportasi dari berbagai daerah untuk membahas penguatan konektivitas dan masa depan sistem transportasi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
BGN menegaskan SPPG Program Makan Bergizi Gratis yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu gizi akan ditutup jika tak diperbaiki.
Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik Wakil Jaksa Agung hingga Jampidsus baru untuk memperkuat kinerja Kejaksaan Agung.
Jonatan Christie gagal melaju ke semifinal China Open 2026 setelah kalah dua gim langsung dari wakil Kanada, Victor Lai, pada babak perempat final.
Masih banyak yang mengira sekolah kedinasan dan ikatan dinas adalah hal yang sama. Simak perbedaan, biaya pendidikan, hingga peluang kerja setelah lulus.
Kanye West resmi konser di Jakarta 24 Oktober 2026 di SUGBK. Tiket dijual 29 Juli via yejakarta.com.