Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Suasana kunjungan wisatawan di Pantai Baru, Selasa (24/3/2026). Dispar Bantul menyebut kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu.
Harianjogja.com, BANTUL—Kunjungan wisata Bantul selama libur Lebaran 2026 menunjukkan pola fluktuatif, dengan lonjakan signifikan pada puncak libur, tetapi secara rata-rata diperkirakan lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
Data sementara mencatat jumlah wisatawan terus meningkat sejak Jumat hingga Senin, mencerminkan tingginya mobilitas pelancong selama periode libur Lebaran. Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi mengungkapkan data sementara kunjungan wisatawan sejak Jumat hingga Senin terus mengalami peningkatan.
“Untuk Jumat tercatat 4.338 pengunjung, Sabtu 8.510, Minggu 16.988, dan Senin mencapai 20.322 pengunjung per pukul 19.00,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Puncak lonjakan kunjungan terjadi pada Minggu dan Senin, dengan jumlah wisatawan yang meningkat tajam dibandingkan hari sebelumnya. Lonjakan signifikan terjadi pada Minggu dan Senin yang menjadi puncak kunjungan wisatawan selama libur Lebaran. Meski demikian, secara keseluruhan tren tahun ini belum tentu melampaui capaian tahun sebelumnya.
Markus menjelaskan, pada Lebaran tahun lalu rata-rata kunjungan wisatawan di Bantul bisa mencapai sekitar 18.000 orang per hari, didukung oleh durasi libur yang lebih panjang. Markus menjelaskan, pada libur Lebaran tahun lalu, rata-rata kunjungan wisatawan mencapai sekitar 18.000 orang per hari. Tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh durasi libur yang lebih panjang.
“Tahun kemarin libur dimulai sejak Jumat, kemudian setelah Lebaran masih ada libur sekitar satu minggu. Rata-ratanya bisa sampai 18.000 pengunjung per hari,” katanya.
Sementara itu, pada Lebaran 2026 durasi libur relatif lebih singkat, sehingga berdampak pada potensi penurunan rata-rata kunjungan wisatawan. Sementara pada tahun ini, durasi libur Lebaran relatif lebih singkat. Libur dimulai sejak Rabu, dengan Lebaran jatuh pada Jumat dan Sabtu, serta hanya menyisakan sekitar tiga hari libur setelahnya.
Kondisi tersebut diperkirakan menjadi faktor utama yang menahan pertumbuhan kunjungan wisata Bantul pada tahun ini meskipun terjadi lonjakan pada hari-hari tertentu. “Karena libur setelah Lebaran lebih pendek dibanding tahun lalu, kemungkinan besar rata-rata kunjungan tahun ini akan turun,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Dua gempa mengguncang Sumba dan Aceh selang 41 menit 41 detik. Pakar menjelaskan keduanya tidak berkaitan secara tektonik.
Afriana, warga Klaten yang bekerja di Jepang, rela menempuh perjalanan lima jam untuk mendukung atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
PM2.5 Palembang mencapai 903,6 µg/m³ dan masuk kategori sangat berbahaya. BMKG meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah.
Wisata buatan Gunungkidul bakal bertambah. Tiga investor menyiapkan proyek di Kelok 23, Pantai Baron, dan Patuk.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.