BNPB Ingatkan Kemarau Ekstrem, Empat Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan
BNPB mengimbau masyarakat waspada setelah BMKG mencatat hari tanpa hujan tingkat menengah hingga ekstrem di sejumlah provinsi pada Juli 2026.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste His Majesty’s Ambassador Dominic Jermey CVO OBE saat memalukan kunjungan di KAI Daop 6 dan diterima EVP KAI Daop 6 Bambang Respationo, Rabu (8/4/2026). ANTARA/HO-KAI Daop Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menerima kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, bersama GKR Mangkubumi di Stasiun Yogyakarta, Rabu.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh EVP KAI Daop 6, Bambang Respationo.
Apresiasi Transportasi Berkelanjutan
Dalam kunjungannya, Dominic Jermey menyampaikan apresiasi terhadap peningkatan layanan KAI yang dinilai semakin modern serta mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia yang sebelumnya diluncurkan oleh Prabowo Subianto dan Keir Starmer.
“Di Yogyakarta, kemitraan ini sudah menunjukkan hasil nyata, terutama dalam pengembangan mobilitas perkotaan rendah karbon,” ujarnya.
Melalui program kerja sama seperti MELAJU, Inggris turut mendukung pengembangan sistem transportasi terintegrasi berbasis rendah emisi di Yogyakarta.
Dukungan tersebut mencakup penyusunan konsep Transit-Oriented Development (TOD), Land Value Capture, hingga pengembangan sistem emobility yang inklusif.
Selain itu, kerja sama juga menyentuh sektor lain seperti pengelolaan sampah sirkular di Bantul serta kehutanan sosial dan ekowisata di Kulon Progo.
Tinjau Fasilitas Stasiun
Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas di Stasiun Yogyakarta, mulai dari teknologi face recognition, ruang tunggu, passenger crossing, hingga area peron.
Bambang Respationo menyatakan inovasi layanan KAI terus diarahkan pada kemudahan pelanggan, inklusivitas, serta keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap target nasional mencapai net zero emission pada 2060 atau lebih cepat.
Penataan Stasiun Yogyakarta ke depan juga akan difokuskan pada peningkatan kapasitas serta integrasi antarmoda demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Inovasi Ramah Lingkungan
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 6, Feni Novida Saragih, menyebut berbagai inovasi ramah lingkungan telah diterapkan.
Mulai dari sistem boarding face recognition untuk mengurangi penggunaan kertas, fasilitas water station guna menekan sampah plastik, hingga fitur penghitungan emisi karbon di aplikasi Access by KAI.
“Kereta api menjadi salah satu moda transportasi rendah emisi yang mendukung pelestarian lingkungan,” ujarnya.
KAI Daop 6 menegaskan akan terus menghadirkan layanan transportasi yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pelanggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB mengimbau masyarakat waspada setelah BMKG mencatat hari tanpa hujan tingkat menengah hingga ekstrem di sejumlah provinsi pada Juli 2026.
Bekalista resmi diluncurkan di Malioboro. Sebanyak 80 becak kayuh listrik disiapkan dengan skema tukar guling bentor secara bertahap.
Pola pengasuhan anak yang sehat kini menjadi fokus utama dalam rangkaian program literasi yang digalakkan di Pemda DIY.
Budaya literasi dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menangkal hoaks sekaligus menjaga identitas budaya Jogja di tengah derasnya arus informasi
Wisata Sungai Oya di Tahura Bunder viral. Pengelola menegaskan kawasan ini tidak gratis dan retribusi mengacu Perda DIY Nomor 11 Tahun 2023.
Basarnas menyatakan 46 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar selamat. Sebanyak 23 orang masih dalam pencarian.