BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap dalam Satu Zona
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan Zona Travel di Hall 10 dalam gelaran BNI wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD City
Bawaslu Bantul gandeng lima OPD perkuat literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif pascapemilu di Bantul. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Upaya memperkuat kualitas demokrasi pascapemilu di Kabupaten Bantul mulai digerakkan melalui kolaborasi lintas instansi di lingkungan Pemkab Bantul dengan Bawp
Bawaslu Bantul menggandeng lima organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjalankan rencana kerja bersama yang difokuskan pada penguatan literasi politik dan pengawasan partisipatif di masyarakat.
Penandatanganan rencana kerja tersebut berlangsung pada Selasa (21/04/2026) di Kabupaten Bantul. Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, menandatangani dokumen bersama Sekda Bantul, Agus Budiraharja, yang mewakili sejumlah OPD, yakni Dinas Kominfo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, serta Badan Kesbangpol Bantul.
Didik menjelaskan, rencana kerja ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemkab Bantul dan Bawaslu yang telah disepakati pada Mei 2025. Program tersebut menjadi bagian dari konsolidasi demokrasi yang dijalankan pada masa pascapemilu (post electoral).
"Ini bagian dari upaya konsolidasi demokrasi pascapemilu," katanya.
Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Bantul menargetkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait demokrasi sekaligus penguatan sistem pengawasan yang melibatkan berbagai pihak.
Sejumlah program telah disiapkan dalam rencana kerja tersebut. Di antaranya pendidikan politik dan demokrasi di masyarakat, publikasi informasi kepemiluan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan media sosial, penguatan gerakan anti politik uang, perlindungan hak pilih, hingga pengelolaan arsip hasil pengawasan.
Sementara itu, Sekda Bantul Agus Budiraharja menilai kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga di daerah. Ia menekankan agar keterlibatan OPD tidak dipandang sebagai beban tambahan, melainkan sebagai bagian dari penguatan peran dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Melalui kerjasama ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh proses pengawasan pemilu dapat berjalan lebih optimal, partisipatif, dan didukung oleh sistem pemerintahan daerah yang solid,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong partisipasi publik yang lebih luas serta menciptakan ekosistem demokrasi yang lebih sehat di Kabupaten Bantul, terutama setelah pelaksanaan tahapan pemilu sebelumnya.
"Harapannya bisa lebih banyak partisipasi publik dalam ekosistem demokrasi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan Zona Travel di Hall 10 dalam gelaran BNI wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD City
Polri menelusuri aliran dana di balik kasus 72 tersangka pembakar hutan di Sumatra dan Kalimantan dengan menggandeng PPATK.
Seluruh wilayah DIY masuk kategori awas karhutla pada 23-29 Agustus 2026. BMKG meminta masyarakat mewaspadai kebakaran saat musim kemarau.
Kemenhaj membuka seleksi petugas haji 1448 H/2027 M mulai 25 Agustus 2026. Simak formasi, syarat, tahapan, dan jadwalnya.
Tahun ini, cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fatma Jati Kirana, siswi kelas XI D MAN 5 Sleman, yang terpilih sebagai anggota Pasukan 8 Paskibraka
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut negaranya menghadapi perang skala penuh di tengah sanksi baru Amerika Serikat.