100 Pamong Kalurahan Sleman Purna Tugas 2026, Ini Rinciannya
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
Foto ilustrasi work from home, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman masih mempertahankan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Namun, tingkat pemanfaatan skema kerja fleksibel tersebut masih jauh dari batas maksimal yang diperbolehkan pemerintah. Hingga pertengahan Juli 2026, hanya 7,6% ASN yang menjalankan tugas dari rumah, sementara kuota WFH yang dapat diterapkan mencapai 25% dari total pegawai.
Kondisi tersebut menunjukkan minat ASN Sleman untuk bekerja dari rumah masih relatif rendah meskipun kebijakan itu tetap berlaku sebagai bagian dari pola kerja fleksibel di lingkungan pemerintahan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Abu Bakar, mengatakan pelaksanaan WFH hingga kini masih berjalan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Berdasarkan hasil evaluasi terakhir, jumlah ASN yang memanfaatkan skema tersebut masih berada jauh di bawah batas maksimal.
"Masih [berjalan]. Jumat kemarin 7,6 persen dari ketentuan paling banyak 25 persen," kata Abu Bakar saat dihubungi, Senin (13/7/2026).
Dengan capaian tersebut, mayoritas ASN di lingkungan Pemkab Sleman masih menjalankan aktivitas kerja secara langsung di kantor.
Animo ASN terhadap WFH Masih Rendah
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Wildan Solichin, menilai rendahnya angka pemanfaatan WFH mencerminkan animo pegawai yang masih minim terhadap kebijakan tersebut.
Menurutnya, kuota yang disediakan sebenarnya cukup besar, tetapi hanya sebagian kecil ASN yang memilih bekerja dari rumah. Bahkan, terdapat pegawai yang tidak bersedia menerapkan pola kerja tersebut.
"Animo ASN untuk WFH relatif rendah, hanya 7,6 persen dari jumlah pegawai. Padahal kuota WFH 25 persen. Beberapa ASN tidak bersedia di-WFH-kan," kata Wildan.
WFH sendiri merupakan sistem kerja fleksibel yang memungkinkan pegawai menjalankan tugas dari rumah maupun lokasi lain di luar kantor dengan memanfaatkan teknologi digital. Pola kerja ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi waktu, mengurangi mobilitas, serta mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi tanpa mengurangi produktivitas.
Pelayanan Publik Tetap Menjadi Prioritas
Di sisi lain, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan pelaksanaan WFH akan terus dievaluasi agar tidak mengganggu penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, perubahan pola kerja tidak boleh berdampak terhadap kualitas layanan pemerintah maupun kinerja organisasi. Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan kebijakan tersebut tidak memengaruhi penerimaan daerah.
"Hal yang penting juga adalah jangan sampai pendapatan daerah ikut terdampak atau berkurang," kata Harda beberapa waktu lalu.
Pemkab Sleman memastikan berbagai layanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat tetap dilaksanakan secara tatap muka. Layanan tersebut meliputi pelayanan kedaruratan, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, kebersihan, administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, hingga pendidikan.
Dengan demikian, meskipun kebijakan WFH masih diberlakukan, Pemkab Sleman tetap menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama sembari terus memantau efektivitas penerapan sistem kerja fleksibel di kalangan ASN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
Apple mengusulkan komisi 15% untuk transaksi melalui tautan pembayaran di luar App Store. Tarif berbeda berlaku bagi pengembang tertentu.
Vietnam menang 0-2 atas Malaysia pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026. Simak hasil dan peluang kedua tim menuju final.
Sekitar 1.500 pendaki telah registrasi melalui jalur Cemoro Sewu untuk mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Gunung Lawu.
Polda Metro Jaya menyiapkan 27 kantong parkir di Monas, GBK, Kemayoran-Ancol saat perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Harga emas dunia diproyeksikan menguat pekan depan. Emas diperkirakan bergerak US$4.186-US$4.572 per troy ounce.