Cabai Rawit di Sleman Rp70.000 per Kg, Disperindag Sebut Belum Ada Kelangkaan
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Dampak hujan dan angin kencang pada Rabu (29/4/2026)./Istimewa -- BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Kabupaten Sleman, Rabu (29/4/2026) sore, menyebabkan puluhan kerusakan. Wilayah Kapanewon Ngaglik tercatat paling parah terdampak dengan dominasi kerusakan pada atap bangunan warga.
Berdasarkan data dari BPBD Sleman, peristiwa cuaca ekstrem ini tidak hanya terjadi di Ngaglik, tetapi juga berdampak pada Kapanewon Gamping dan Mlati. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menyebut total ada puluhan titik kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang tersebut.
Di Kapanewon Ngaglik, tercatat 20 titik kerusakan dengan sebagian besar berupa atap rumah dan bangunan yang terlepas akibat terjangan angin. “Di Sedan, Sariharjo, hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan atap rumah berterbangan,” terang Bambang.
Dari total kerusakan di Ngaglik, sebanyak 17 kasus berkaitan dengan kerusakan atap, mulai dari rumah tinggal, indekos, garasi, hingga kandang ternak. Di kawasan Jaban Kadirojo Kancilan, Sinduharjo, atap kandang kambing dan kelompok kandang sapi dilaporkan ikut terhempas angin.
Tak hanya itu, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang serta merusak fasilitas umum. Sebuah gazebo dilaporkan doyong di kawasan Jalan Palagan Tentara Pelajar, Mudal, Sariharjo. Selain itu, sebuah gudang mebel di Sariharjo roboh, sementara gubuk sawah di Sinduharjo rusak akibat terjangan angin.
“Di Jaban Kadirojo Kancilan, Sinduharjo, hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan gubuk sawah rusak berterbangan,” terangnya.
Dampak serupa juga terjadi di Kapanewon Mlati dengan total lima titik kerusakan. Di Jalan Jambon, Kragilan, Sinduadi, pohon tumbang menimpa area parkir. Sementara di Gemawang, Sinduadi, atap warung makan dan warung sayur dilaporkan berterbangan akibat angin puting beliung.
“Di Jalan Tirta Marta, Gemawang, Sinduadi, Mlati, angin kencang puting beliung mengakibatkan atap warung sayur berterbangan,” lanjutnya.
Sementara itu, di Kapanewon Gamping tercatat tiga kejadian kerusakan. Di Nogotirto, pohon tumbang menimpa pagar makam dan rumah warga, serta menyebabkan atap rumah terlepas. Di kawasan Niten, Nogotirto, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa bangunan rumah warga.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Sleman telah melakukan asesmen dampak di lokasi terdampak serta mendistribusikan bantuan logistik bagi warga yang membutuhkan, seiring upaya penanganan darurat yang masih berlangsung di sejumlah titik terdampak bencana angin puting beliung Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.