Jogja Target Bebas Sampah Visual, Ribuan Reklame Ditertibkan
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel dan penertiban reklame ilegal. Sebanyak 2.623 reklame telah ditertibkan sepanjang 2026.
Foto ilustrasi kendaraan di Simpang Gardu Anim saat akan memasuki kawasan Malioboro saat libur panjang. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi.
Harianjogja.com, JOGJA—Kunjungan wisata Jogja selama long weekend Mei 2026 diperkirakan meningkat hingga 25% dibanding hari biasa. Dinas Pariwisata Kota Jogja menyebut lonjakan wisatawan ini masih dalam proses pendataan dan akan dipastikan dalam waktu dekat.
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja memperkirakan adanya peningkatan kunjungan wisata Jogja selama periode long weekend awal Mei 2026. Hingga saat ini, proses pendataan masih berlangsung untuk memperoleh angka pasti.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Lucia Daning, menjelaskan tren kenaikan kunjungan wisatawan kerap terjadi saat momentum libur panjang.
“Long weekend ini untuk kunjungan wisatawan rata-rata naik 25% [dibanding minggu biasa],” katanya, Minggu (3/5/2026).
Ia menambahkan, data kunjungan wisata Jogja selama long weekend Mei 2026 masih dalam tahap penghitungan dan diperkirakan baru dapat diketahui secara lebih akurat pada Senin mendatang.
“Untuk data long weekend ini masih dihitung, hari Senin baru bisa dihitung,” katanya.
Meski data belum final, Lucia menyebut kawasan Malioboro tetap menjadi destinasi favorit wisata Jogja, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurutnya, karakteristik destinasi wisata di Kota Jogja berbeda dengan wilayah kabupaten di sekitarnya. Di daerah kabupaten terdapat Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) sehingga data kunjungan lebih cepat dihimpun, sedangkan di Kota Jogja tidak demikian.
“Destinasi wisata di Kota Jogja seperti kawasan Malioboro tidak memiliki TPR, sehingga data kunjungan tidak bisa segera didapat,” jelasnya.
Terkait target kunjungan wisata Jogja, Lucia menegaskan Dinpar Kota Jogja tidak menetapkan target khusus pada periode long weekend Mei 2026. Target yang digunakan bersifat tahunan, bukan berdasarkan periode mingguan atau momentum tertentu.
“Untuk target kunjungan wisatawan satu tahun, kami tidak memprediksi target khusus di long weekend,” katanya.
Berdasarkan data statistik terbaru, pergerakan wisata Jogja sepanjang April 2026 tercatat mencapai 1.023.494 orang. Dari jumlah tersebut, wisatawan domestik mendominasi sebanyak 1.015.131 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 8.363 orang.
Selain itu, total belanja wisatawan selama April 2026 tercatat sebesar Rp2.214.285, dengan rata-rata lama tinggal (length of stay/LoS) mencapai 1,72 hari.
Lucia berharap tren peningkatan kunjungan wisata Jogja dapat terus berlanjut, terutama dengan adanya momentum long weekend Mei 2026 yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel dan penertiban reklame ilegal. Sebanyak 2.623 reklame telah ditertibkan sepanjang 2026.
Harga pangan nasional terbaru: cabai rawit merah Rp69.750/kg, telur Rp29.750/kg. Simak daftar lengkapnya di sini.
Tanjung Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026 usai tahan Arab Saudi 0-0. Debutan ini bikin kejutan besar.
Agenda wisata Jogja 27-30 Juni 2026 penuh event seru, mulai ARTJOG, Pasar Kangen hingga festival lifestyle. Simak rekomendasinya.
Fadli Zon dorong Lengger Banyumas go internasional. Festival budaya dinilai berdampak besar bagi pariwisata dan UMKM.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini bervariasi. Simak daftar lengkap harga dan buyback terbaru.