DPK Kota Jogja Luncurkan Amarta, Edukasi Warga Rawat Arsip Keluarga
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Foto ilustrasi kendaraan di Simpang Gardu Anim saat akan memasuki kawasan Malioboro saat libur panjang. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi.
Harianjogja.com, JOGJA—Kunjungan wisata Jogja selama long weekend Mei 2026 diperkirakan meningkat hingga 25% dibanding hari biasa. Dinas Pariwisata Kota Jogja menyebut lonjakan wisatawan ini masih dalam proses pendataan dan akan dipastikan dalam waktu dekat.
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja memperkirakan adanya peningkatan kunjungan wisata Jogja selama periode long weekend awal Mei 2026. Hingga saat ini, proses pendataan masih berlangsung untuk memperoleh angka pasti.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Lucia Daning, menjelaskan tren kenaikan kunjungan wisatawan kerap terjadi saat momentum libur panjang.
“Long weekend ini untuk kunjungan wisatawan rata-rata naik 25% [dibanding minggu biasa],” katanya, Minggu (3/5/2026).
Ia menambahkan, data kunjungan wisata Jogja selama long weekend Mei 2026 masih dalam tahap penghitungan dan diperkirakan baru dapat diketahui secara lebih akurat pada Senin mendatang.
“Untuk data long weekend ini masih dihitung, hari Senin baru bisa dihitung,” katanya.
Meski data belum final, Lucia menyebut kawasan Malioboro tetap menjadi destinasi favorit wisata Jogja, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurutnya, karakteristik destinasi wisata di Kota Jogja berbeda dengan wilayah kabupaten di sekitarnya. Di daerah kabupaten terdapat Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) sehingga data kunjungan lebih cepat dihimpun, sedangkan di Kota Jogja tidak demikian.
“Destinasi wisata di Kota Jogja seperti kawasan Malioboro tidak memiliki TPR, sehingga data kunjungan tidak bisa segera didapat,” jelasnya.
Terkait target kunjungan wisata Jogja, Lucia menegaskan Dinpar Kota Jogja tidak menetapkan target khusus pada periode long weekend Mei 2026. Target yang digunakan bersifat tahunan, bukan berdasarkan periode mingguan atau momentum tertentu.
“Untuk target kunjungan wisatawan satu tahun, kami tidak memprediksi target khusus di long weekend,” katanya.
Berdasarkan data statistik terbaru, pergerakan wisata Jogja sepanjang April 2026 tercatat mencapai 1.023.494 orang. Dari jumlah tersebut, wisatawan domestik mendominasi sebanyak 1.015.131 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 8.363 orang.
Selain itu, total belanja wisatawan selama April 2026 tercatat sebesar Rp2.214.285, dengan rata-rata lama tinggal (length of stay/LoS) mencapai 1,72 hari.
Lucia berharap tren peningkatan kunjungan wisata Jogja dapat terus berlanjut, terutama dengan adanya momentum long weekend Mei 2026 yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
NTP Juli 2026 mencapai 127,84, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Mentan Amran menyebut reformasi pertanian mulai meningkatkan kesejahteraan petani.
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Gempa M7,4 guncang Kolombia, 132 tewas dan 570 luka. 86 bangunan runtuh, 7 bandara lumpuh. Presiden de la Espriella tetapkan status darurat nasional.
Yaqut Cholil menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji. KPK akan mengurai konstruksi perkara dan potensi kerugian Rp622 miliar.
YouTube Shorts kini bisa menghasilkan uang. Simak syarat monetisasi 2026: 1.000 subscriber, 10 juta views 90 hari, dan hindari 7 jenis konten terlarang