Jadwal KRL Jogja Solo 20 Mei 2026, Lengkap Semua Stasiun
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Foto ilustrasi hujan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Warga Daerah Istimewa Yogyakarta diminta waspada terhadap perubahan cuaca pada Selasa (5/5/2026). Prakiraan terbaru menunjukkan sebagian besar wilayah DIY berpotensi diguyur hujan ringan sejak pagi hingga malam hari, yang dapat memengaruhi aktivitas luar ruangan.
Kondisi cuaca ini dipengaruhi tingginya kelembapan udara yang merata di seluruh wilayah. Suasana cenderung lembap dengan potensi hujan yang turun secara bertahap, terutama pada siang hingga sore hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas.
Secara rinci, wilayah Kulon Progo diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu berkisar 22–30°C dan kelembapan tinggi hingga 96%. Kondisi serupa juga terjadi di Gunungkidul, dengan suhu 21–30°C dan kelembapan mencapai 99%.
Di Bantul, suhu udara diperkirakan berada di rentang 22–30°C dengan tingkat kelembapan antara 65–99%. Sementara itu, Sleman memiliki suhu relatif stabil di kisaran 23–30°C dengan kelembapan 70–91%.
Untuk wilayah perkotaan, Kota Jogja diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu sedikit lebih hangat, yakni 23–31°C dan kelembapan hingga 96%.
Tingginya kelembapan udara ini menjadi indikator bahwa potensi hujan akan cukup merata di seluruh DIY. Meski intensitasnya tergolong ringan, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan peningkatan curah hujan secara tiba-tiba yang dapat memicu genangan air hingga gangguan lalu lintas.
Selain itu, kondisi cuaca seperti ini juga berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir lokal, tanah longsor di wilayah perbukitan, hingga angin kencang. Oleh karena itu, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini.
Warga disarankan memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat, memangkas pohon yang berisiko tumbang, serta memeriksa kondisi atap rumah untuk menghindari kebocoran. Bagi pengendara, kehati-hatian di jalan juga menjadi hal penting mengingat jalan licin saat hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain langkah fisik, masyarakat juga diimbau rutin memantau informasi cuaca dari otoritas resmi agar selalu mendapatkan pembaruan terkini. Menyiapkan perlengkapan darurat sederhana seperti jas hujan, senter, hingga dokumen penting dalam satu tempat juga menjadi langkah bijak.
Dengan kesiapsiagaan yang baik, dampak dari cuaca hujan yang melanda DIY diharapkan dapat diminimalisir, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.