6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (7/5/2026) diprakirakan cenderung berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah. Kondisi ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara yang membuat atmosfer menjadi lebih labil, sehingga hujan bisa turun sewaktu-waktu, terutama pada siang hingga sore hari.
Berdasarkan data dari BMKG, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Kulonprogo dan Sleman. Sementara daerah lain seperti Bantul, Gunungkidul, dan Kota Jogja didominasi cuaca berawan dengan peluang hujan yang tetap ada meski tidak signifikan.
Rincian Prakiraan Cuaca DIY 7 Mei 2026
Berikut gambaran kondisi cuaca di lima kabupaten/kota:
Kulonprogo: Hujan ringan, suhu 22–31°C, kelembapan 63–95%
Gunungkidul: Berawan, suhu 22–31°C, kelembapan 72–96%
Bantul: Berawan, suhu 22–32°C, kelembapan 64–99%
Sleman: Hujan ringan, suhu 23–32°C, kelembapan 67–97%
Kota Jogja: Berawan, suhu 23–33°C, kelembapan 64–96%
Meski sebagian besar wilayah hanya mengalami hujan ringan, perubahan cuaca yang cepat tetap perlu diantisipasi oleh masyarakat.
Cuaca Lembap Berpotensi Ganggu Aktivitas
Kondisi udara yang lembap dapat memicu berbagai dampak, mulai dari jalan licin hingga potensi genangan air di kawasan perkotaan. Aktivitas masyarakat, khususnya di luar ruangan, berpotensi terganggu jika hujan turun secara tiba-tiba.
Wilayah perbukitan seperti Gunungkidul juga perlu meningkatkan kewaspadaan. Hujan yang berlangsung cukup lama dapat memicu tanah longsor, terutama di area dengan kontur tanah labil.
Risiko Hidrometeorologi Tetap Mengintai
Walau intensitas hujan relatif ringan, kondisi atmosfer yang tidak stabil berpotensi menimbulkan beberapa risiko, antara lain:
Genangan air di kawasan padat perkotaan
Tanah longsor di wilayah perbukitan
Angin kencang sesaat yang berpotensi merusak
Oleh sebab itu, masyarakat diminta tetap waspada, terutama pada periode siang hingga malam hari ketika potensi hujan meningkat.
Tips Antisipasi Cuaca Tak Menentu
Agar aktivitas tetap berjalan lancar, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
Membersihkan saluran air agar tidak tersumbat
Memangkas pohon yang rawan tumbang
Memastikan kondisi atap rumah aman
Menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan
Selain itu, penting untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi seperti BMKG agar dapat menyesuaikan rencana aktivitas harian.
Dengan kesiapan yang baik, masyarakat Jogja diharapkan tetap bisa beraktivitas secara aman meski cuaca cenderung tidak menentu. Kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan cuaca yang dinamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
FIFA merilis Tim Terbaik Piala Dunia 2026. Spanyol dan Prancis mendominasi, sementara Messi, Mbappe, dan Haaland mengisi lini depan.
PAD pariwisata Sleman mencapai Rp203,98 miliar pada Semester I 2026. Prambanan Jazz dan Mandiri Jogja Marathon menjadi salah satu pendorong kenaikan.
Presiden Prabowo melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia. Lembaga baru ini disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,7 persen menjadi Rp10.432,8 triliun pada Juni 2026, didorong penyaluran kredit.
IRGC mengklaim satu tanker meledak saat melintasi Selat Hormuz yang disebut telah dipasangi ranjau. Ketegangan Iran dan AS kembali meningkat.