Rusun Subsidi di Lahan Hibah Meikarta Ditarget Topping Off Akhir 2026
Lahan hibah 30 hektare Meikarta masih diproses Kemenkeu. Rusun subsidi ditargetkan topping off akhir 2026.
Penyaluran sapi kurban di DIY melalui program Sedekah Kurban 2026 untuk penguatan sosial dan ekonomi masyarakat. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Program Kemaslahatan Sedekah Kurban 2026 menjadi salah satu agenda sosial nasional yang digelar saat Iduladha, dengan fokus memperkuat distribusi bantuan hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui kolaborasi lintas lembaga.
Di tingkat lokal, pelaksanaan program ini tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran hewan kurban berbasis komunitas dan wilayah sasaran.
Program tersebut merupakan hasil sinergi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DPD RI bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH RI), yang di DIY terealisasi berkat fasilitasi Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas melalui koordinasi lintas pemangku kepentingan.
Pelaksanaan penyaluran hewan kurban ini juga melibatkan LAZISMU DIY sebagai mitra kemaslahatan BPKH. Prosesi penyembelihan dan serah terima simbolis turut dihadiri sejumlah tokoh daerah dan perwakilan lembaga, termasuk Anggota Komite III DPD RI Dapil DIY Ahmad Syauqi Soeratno., Deputi Bidang Kemaslahatan BPKH RI H. Miftahudin dan perwakilan dari Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas.
Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, melalui peran strategisnya di jajaran pimpinan DPD RI, sukses menjembatani program kemaslahatan BPKH agar menyentuh langsung masyarakat di pelosok DIY. Sebagai sosok yang sangat memahami kondisi akar rumput di Jogja, GKR Hemas menaruh perhatian besar pada pemenuhan pangan dan nilai kebersamaan warganya menjelang Iduladha.
Bantuan sapi kurban ini disalurkan secara spesifik ke beberapa titik penerima manfaat yang dinilai sangat membutuhkan, meliputi Kelurahan Prawirodirjan (Kota Yogyakarta), Kalurahan Mertelu (Kabupaten Gunungkidul), dan Kalurahan Karangsari (Kabupaten Kulon Progo). Sementara itu, titik penyaluran lain seperti Al Furqon Tlogo (Gerbosari, Samigaluh, Kulon Progo) dan Komunitas HIDIMU (Gunungkidul).
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Syauqi Soeratno menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara DPD RI dan BPKH RI. Ia menilai kerja sama ini mampu memperkuat jangkauan program kemaslahatan hingga tingkat desa karena didukung jaringan konstituen yang luas.
“Saya mewakili anggota DPD RI perwakilan DIY, juga mewakili Ibu Gusti Kanjeng Ratu Hemas, menyampaikan terima kasih kepada BPKH yang telah menyalurkan bantuan hewan kurbannya melalui DPD RI. Harapannya, penyembelihan di sini bukan sekadar membagi daging, tetapi juga menjadi titik tolak inspirasi bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat di DIY,” ujar Syauqi, Kamis (28/5/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa GKR Hemas mendorong agar semangat kurban tidak berhenti pada distribusi daging semata, tetapi dapat berkembang menjadi ekosistem ekonomi berbasis peternakan di DIY yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan bahwa potensi pengembangan sektor peternakan, termasuk penggemukan sapi hingga sistem distribusi daging, dapat dioptimalkan dengan memanfaatkan sumber daya lokal agar kebutuhan pangan daerah dapat dipenuhi secara mandiri di masa mendatang.
Sementara itu, Deputi Bidang Kemaslahatan BPKH RI Miftahudin menjelaskan bahwa program Sedekah Kurban ini dilaksanakan secara nasional di 38 provinsi dengan total distribusi 600 ekor sapi serta 700 ekor kambing/domba.
Menurutnya, pelibatan DPD RI menjadi strategi untuk memastikan distribusi hewan kurban berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Terkait gagasan penguatan ekonomi pasca-Iduladha, Miftahudin menyatakan dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan berbasis masyarakat. Ia menilai program seperti penggemukan ternak atau breeding dapat menjadi bagian dari skema penguatan ekonomi umat yang telah menjadi salah satu fokus BPKH.
“Dalam penguatan ekonomi umat ini, salah satu program yang bisa dilakukan adalah penggemukan ternak, baik sapi maupun kambing, atau bisa juga untuk breeding [pembenihan]. Nah, tergantung nanti kebutuhan di masing-masing wilayah ataupun kelompok ternak, mana yang paling cocok dengan karakteristik wilayahnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lahan hibah 30 hektare Meikarta masih diproses Kemenkeu. Rusun subsidi ditargetkan topping off akhir 2026.
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta