Jam Malam Anak di Kota Jogja Dilanggar, 11 Remaja Terjaring Patroli
Satpol PP Kota Jogja menjaring 11 remaja yang masih nongkrong lewat pukul 22.00 WIB saat patroli jam malam anak digencarkan.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo saat ditemui di Dinas Lingkuhan Hidup Jogja, Minggu (1/3/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA— Gerakan Jogja Berhati Nyaman terus diperkuat Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja sebagai upaya membangun budaya bersih dan peduli lingkungan. Melalui program ini, ribuan aparatur sipil negara (ASN) diterjunkan secara rutin untuk melakukan kerja bakti di berbagai wilayah Kota Jogja sekaligus mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Sebanyak 150 titik di seluruh wilayah Kota Jogja saat ini menjadi lokasi pelaksanaan kerja bakti rutin. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah, tetapi juga penataan lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan menarik bagi warga maupun wisatawan.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menjelaskan kerja bakti tersebut merupakan implementasi semangat Jogja Berhati Nyaman yang telah lama dijalankan Pemkot Jogja sebelum adanya pencanangan Gerakan ASRI secara nasional.
"Kerja bakti ini untuk menghidupkan Jogja Berhati Nyaman sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah [ASRI]," katanya.
Menurut Hasto, semangat gotong royong menjaga kebersihan lingkungan sejatinya telah menjadi budaya masyarakat Kota Jogja. Berbagai kegiatan seperti pembersihan sungai, gerakan reresik sekolah, hingga kerja bakti di kawasan Malioboro selama ini rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan perkotaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Rajwan Taufiq, mengatakan kerja bakti rutin tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun budaya ASN yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
"Kerja bakti ini menumbuhkan budaya ASN yang pro-environment seperti yang selalu digaungkan Wali Kota Jogja," katanya.
Rajwan menjelaskan sasaran pembersihan dalam program Jogja Berhati Nyaman meliputi rumput liar, sampah, serta tumpukan daun kering yang berpotensi mengurangi kebersihan dan keindahan lingkungan.
Ia menilai program tersebut telah memberikan dampak positif terhadap wajah Kota Jogja. Lingkungan perkotaan dinilai semakin tertata, bersih, indah, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Untuk meningkatkan efektivitas program, Pemkot Jogja berencana memperluas keterlibatan masyarakat. Ke depan, kegiatan pembersihan akan melibatkan pemilik rumah, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat yang berada di sekitar lokasi kerja bakti.
"Ini mengajak masyarakat untuk turut peduli terhadap lingkungan di sekitarnya," tambahnya.
Selain memperluas partisipasi warga, DLH Kota Jogja juga sedang mengevaluasi 150 titik kerja bakti yang selama ini menjadi lokasi kegiatan. Hasil evaluasi tersebut akan digunakan untuk menyesuaikan lokasi kerja bakti agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Sebagai bentuk apresiasi, DLH turut melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kerja bakti di seluruh titik dengan melibatkan tim juri eksternal. Dari hasil penilaian itu akan dipilih lima lokasi terbaik yang dinilai paling optimal dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Hasil penilaian lima terbaik akan diumumkan pada Jumat, 12 Juni 2026," katanya.
Kerja bakti pada 12 Juni 2026 mendatang akan memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-79 Pemerintah Kota Jogja. Selain berlangsung di 150 titik rutin, kegiatan juga akan menyasar sejumlah kawasan ikonik seperti Tugu Pal Putih, Malioboro, Kraton Jogja, dan Stadion Kridosono.
Menurut Rajwan, penambahan lokasi tersebut sekaligus menjadi dukungan terhadap tema HUT ke-79 Pemkot Jogja, yakni ASRI. Melalui kerja bakti massal yang melibatkan ASN dan masyarakat, nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah diharapkan semakin terwujud dalam kehidupan sehari-hari.
"Peringatan HUT ke-79 Pemerintah Kota Jogja menjadi momentum agar budaya menjaga kebersihan lingkungan semakin mengakar. Sehingga Kota Jogja dapat terus tampil bersih, indah, dan nyaman sebagai kota yang ramah bagi warga maupun wisatawan," ujarnya.
Sebelumnya, kerja bakti massal yang digelar pada 24 April 2026 melibatkan sekitar 4.500 ASN Pemkot Jogja yang tersebar di 150 titik. Dari kegiatan yang difokuskan pada pembersihan rumput liar dan sampah daun kering tersebut, berhasil dikumpulkan sekitar 30 ton sampah organik.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran kerja bakti antara lain Jalan Kemasan, Ngeksigondo, Jalan Pramuka, Jalan Menteri Supeno, dan Jalan Kolonel Sugiono. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut petugas DLH Kota Jogja menggunakan 15 armada roda tiga serta tiga dump truck untuk selanjutnya diolah menjadi pupuk organik.
Di wilayah Kotagede, kegiatan kerja bakti dilaksanakan di sembilan titik lokasi. Mantri Pamong Praja Kemantren Kotagede, Komaru Ma'arif, menilai kegiatan tersebut tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
"Kami bersama kemantren, kelurahan, dan OPD bergotong royong membersihkan rumput liar sekaligus mengedukasi masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Harapannya Jogja benar-benar berhati nyaman, masyarakat tinggal nyaman dan wisatawan yang datang juga merasa senang karena lingkungannya bersih," katanya.
Program Jogja Berhati Nyaman juga terus mendapatkan dukungan dari ASN yang terlibat langsung di lapangan. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya peduli kebersihan dan menjadikan Kota Jogja sebagai kota yang aman, sehat, resik, dan indah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Kota Jogja menjaring 11 remaja yang masih nongkrong lewat pukul 22.00 WIB saat patroli jam malam anak digencarkan.
Pemkot Pekalongan mengimbau warga aktif melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. DPMPPA membuka layanan pengaduan 24 jam dan menyediakan rumah.
WhatsApp kena serangan spyware NSO Group. Meta tuding langgar putusan pengadilan AS. Aktifkan Strict Account Settings untuk lindungi akun Anda.
Selain akses mudah, SatuSatu menawarkan berbagai layanan lengkap yang memudahkan Anda mengeksplorasi Jogja tanpa ribet. Anda bisa pesan tiket masuk ke berbagai
Kenaikan harga kain akibat pengaruh dolar AS memangkas keuntungan perajin batik Pekalongan hingga 40 persen. Pelaku usaha mengandalkan inovasi dan efisiensi unt
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi memicu migrasi konsumen ke Pertalite, meningkatkan inflasi, dan menekan daya beli masyarak