Cuaca 13 Juni: Hujan Guyur DIY, Sleman Berpotensi Diguncang Petir

Sunartono
Sunartono Sabtu, 13 Juni 2026 06:37 WIB
Cuaca 13 Juni: Hujan Guyur DIY, Sleman Berpotensi Diguncang Petir

Foto ilustrasi hujan di perkotaan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan diguyur hujan pada Sabtu (13/6/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Yogyakarta, hujan ringan berpotensi terjadi di hampir seluruh kabupaten dan kota, sementara wilayah Sleman menjadi daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena berpotensi mengalami hujan disertai petir.

Prediksi cuaca tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang berencana menjalankan aktivitas luar ruangan maupun perjalanan akhir pekan. Warga disarankan menyiapkan perlengkapan pelindung hujan serta terus memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi BMKG mengingat kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.

Kulon Progo Diprediksi Diguyur Hujan Ringan

BMKG memperkirakan wilayah Kulon Progo akan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar 22-31 derajat Celsius dan kelembapan udara antara 66%-97%.

Tingkat kelembapan yang sangat tinggi menunjukkan kandungan uap air di atmosfer cukup melimpah. Kondisi tersebut berpotensi memicu pembentukan awan hujan sejak pagi hingga sore hari. Warga yang beraktivitas di kawasan pesisir maupun Pegunungan Menoreh diimbau lebih berhati-hati karena jarak pandang dapat berkurang saat hujan turun.

Bantul Berpotensi Sumuk Sebelum Hujan Turun

Wilayah Bantul juga diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu udara 22-32 derajat Celsius dan kelembapan berkisar 66%-99%.

Kelembapan udara yang hampir menyentuh angka maksimal tersebut berpotensi menimbulkan kondisi udara terasa gerah atau sumuk sebelum hujan turun. Suhu yang mencapai 32 derajat Celsius pada siang hari diperkirakan membuat masyarakat merasakan cuaca panas dan lembap secara bersamaan.

Gunungkidul Diperkirakan Tetap Basah oleh Hujan Ringan

Prakiraan cuaca untuk Gunungkidul menunjukkan potensi hujan ringan dengan suhu udara antara 22-32 derajat Celsius serta kelembapan 65%-99%.

Kondisi atmosfer yang lembap mengindikasikan pasokan uap air cukup besar di wilayah karst tersebut. Hujan ringan yang diperkirakan turun berpotensi memberikan efek penyegaran setelah suhu udara meningkat hingga 32 derajat Celsius pada siang hari.

Sleman Jadi Satu-satunya Wilayah Berstatus Waspada Petir

Berbeda dengan daerah lainnya, Sleman diperkirakan mengalami hujan yang disertai kilat atau petir. Suhu udara di wilayah ini berkisar 23-31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 66%-95%.

Potensi cuaca ekstrem tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Posisi geografis Sleman yang berada di kawasan lereng Gunung Merapi dinilai mendukung pertumbuhan awan konvektif jenis Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat, petir, dan angin kencang dalam waktu singkat.

Saat hujan terjadi, warga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon besar maupun baliho serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Kota Jogja Berpotensi Hujan Saat Aktivitas Akhir Pekan

Sementara itu, Kota Yogyakarta diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar 23-32 derajat Celsius dan kelembapan antara 65%-96%.

Tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan pada akhir pekan berpotensi membuat kondisi jalan menjadi lebih licin saat hujan turun. Pengunjung destinasi wisata maupun masyarakat yang memiliki agenda di luar ruangan disarankan menyiapkan alternatif kegiatan di dalam ruangan apabila intensitas hujan meningkat.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi yang tersedia. Perubahan kondisi atmosfer di wilayah hilir maupun kawasan perbukitan DIY dapat berlangsung cepat sehingga kewaspadaan tetap diperlukan selama menjalankan aktivitas maupun perjalanan pada akhir pekan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online