Adrian Purzycki Kembali, PSIM Jogja Berburu Kemenangan Perdana
Adrian Purzycki kembali bisa bermain saat PSIM Jogja menjamu PSM Makassar. Laskar Mataram memburu kemenangan perdana di Super League 2026/2027.
Prosesi syukuran wiwitan Balai Kaswargan yang digelar di Kampung Sayidan, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Jogja, Rabu (22/7/2026) malam. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Kampung Sayidan, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Jogja, kini memiliki ruang baru untuk aktivitas seni dan kebudayaan. Balai Kaswargan resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui acara Syukuran Wiwitan yang digelar pada Rabu (22/7/2026) malam sebagai awal pengembangan kolaborasi budaya di kawasan bantaran Sungai Code.
Balai Kaswargan dibangun oleh Yayasan Ulating Blencong Yogyakarta, yayasan yang didirikan keluarga Haryono, pendiri Museum Ullen Sentalu. Lokasinya berada di sekitar Kastil Gotik Sayidan dan disiapkan menjadi pusat berbagai kegiatan seni, budaya, sekaligus pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat.
Ruang Kolaborasi Seni dan Budaya
Ketua Yayasan Ulating Blencong Yogyakarta, KPH Samuel Johny Haryono Wedyadiningrat, mengatakan Balai Kaswargan dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan yayasan, warga Kampung Sayidan, dan berbagai pihak dalam mengembangkan potensi kawasan.
“Melalui momen Syukuran Wiwitan, kami berharap Balai Kaswargan dapat menjadi wadah kolaborasi sarat sinergi antara Yayasan Ulating Blencong Yogyakarta dengan warga dan para pihak guna memajukan potensi seni, budaya, dan wisata di Kampung Sayidan," ujar Samuel saat peresmian, Rabu (22/7/2026) malam.
Menurut Samuel, pembangunan Balai Kaswargan merupakan bentuk sumbangsih keluarga Haryono kepada kampung asal mereka. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam menjaga dan melestarikan seni, budaya, serta sejarah Jawa.
Serimpi Sayidan Tampil Perdana
Peresmian Balai Kaswargan turut diwarnai dengan pementasan perdana Serimpi Sayidan. Tarian tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang pengembangan karya Bedhaya Ullen Sentalu yang telah dirintis lebih dari dua dekade.
Samuel menjelaskan gagasan Bedhaya Ullen Sentalu pertama kali lahir pada 2001 bersama kerabat keraton. Koreografinya kemudian disusun bersama GRAy Koes Soewijah, putri Susuhunan Pakubuwana XII, dengan dukungan akademisi tari ISI Surakarta serta komposer Wahyu Santoso Prabowo.
Terhubung dengan Museum Ullen Sentalu
Rangkaian kegiatan kebudayaan berlanjut dengan pagelaran perdana Bedhaya Ullen Sentalu yang dijadwalkan berlangsung di Museum Ullen Sentalu, Kaliurang, pada Kamis (23/7/2026).
Samuel menuturkan, Museum Ullen Sentalu memiliki keterkaitan sejarah dengan lahirnya Balai Kaswargan. Selama hampir tiga dekade, museum tersebut dikembangkan sebagai ruang pelestarian budaya Jawa, dan semangat yang sama kini ingin dihadirkan di Kampung Sayidan.
Melalui Balai Kaswargan, masyarakat diharapkan dapat terlibat lebih aktif dalam berbagai kegiatan seni dan kebudayaan yang diselenggarakan secara berkelanjutan.
DPRD Jogja Harap Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Warga
Anggota DPRD Kota Jogja, Dwi Candra Putra, menyambut kehadiran Balai Kaswargan sebagai tambahan ruang budaya di Kota Jogja.
Menurutnya, keberadaan balai tersebut berpotensi memperkuat identitas Jogja sebagai kota pelajar, perjuangan, dan budaya sekaligus mendukung sektor pariwisata.
"Kami berharap masyarakat Indonesia bahkan mancanegara akan semakin mengenal bagaimana edukasi, komitmen, konsistensi, hiburan, dan kearifan lokal tersaji di Dalem Kaswargan yang tentu akan berdampak baik terhadap pariwisata Kota Jogja serta peningkatan ekonomi masyarakat sekitar," katanya.
Ia berharap sinergi antara Yayasan Ulating Blencong Yogyakarta dan warga Kampung Sayidan terus berlanjut melalui berbagai agenda kebudayaan. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar Balai Kaswargan berkembang sebagai salah satu destinasi budaya baru di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adrian Purzycki kembali bisa bermain saat PSIM Jogja menjamu PSM Makassar. Laskar Mataram memburu kemenangan perdana di Super League 2026/2027.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Yusril Ihza Mahendra mendorong reformasi UU Tipikor untuk membedakan risiko bisnis dengan korupsi dan menyelaraskan aturan dengan standar UNCAC.
BI mewaspadai dampak El Niño terhadap inflasi pangan yang mencapai 5,03% pada September 2026. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi perhatian.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.