Gelar Karya Guru Vokasi 2026 di BBPPMPV Tampilkan Guyon Waton
Gelar Karya Guru Vokasi 2026 di Sleman digelar gratis pada 27-28 Juli, menghadirkan pameran, seni pertunjukan, hingga Guyon Waton.
Legenda sepak bola Sleman Markus Fajar Listyantara meninggal dunia. Almarhum dikenal sebagai pelopor lemparan ke dalam jarak jauh di Indonesia. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dunia sepak bola DIY berduka. Salah satu legenda sepak bola yang sempat bermain untuk PSS Sleman dan PSIM Jogja, Markus Fajar Listyantara, dikabarkan meninggal dunia. Kepergian sosok yang dikenal atas dedikasinya untuk sepak bola Sleman itu memunculkan gelombang belasungkawa dari masyarakat dan pencinta sepak bola di DIY.
Fajar Listyantara meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit yang diderita. Kabar duka tersebut disampaikan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, melalui akun Instagram resminya, @harda.kiswaya, pada Sabtu. Dalam unggahannya, Harda mengenang almarhum sebagai figur yang mengabdikan hidup, tenaga, dan kecintaannya untuk mengharumkan nama Sleman melalui sepak bola.
"Hari ini, lapangan hijau dan seluruh masyarakat Sleman diselimuti duka yang mendalam. Kita melepas salah satu putra terbaik, Markus Fajar Listyantara. Sosok legenda yang pernah mendedikasikan hidup, tenaga, dan cintanya untuk mengharumkan nama daerah," tulis Harda dalam caption perpisahannya.
Menurut Harda, sepak bola bagi Markus Fajar bukan sekadar olahraga. Almarhum dinilai menanamkan nilai kesatria, loyalitas, dan kehormatan dalam setiap perjuangannya membela daerah.
"Setiap keringat dan jejak baktinya telah mengukir sejarah yang akan terus menginspirasi generasi muda Sleman dari masa ke masa," lanjutnya.
Dalam unggahan tersebut, Harda juga mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
"Selamat jalan, Legenda. Perjuangan, dedikasi, dan keteladananmu akan selalu hidup dan menyala dalam jiwa sepak bola Sleman," tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari masyarakat Sleman, pelaku sepak bola, serta para pendukung klub di DIY.
Dikenal sebagai Pelopor Lemparan Jarak Jauh
Markus Fajar Listyantara dikenal sebagai salah satu putra terbaik Sleman yang memiliki kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola daerah. Rekam jejaknya dikenang tidak hanya karena prestasi di lapangan, tetapi juga keteladanan dan loyalitas yang ditunjukkannya sepanjang karier.
Semasa aktif bermain pada era 2000-an, pesepak bola asal Kalasan, Sleman, itu dikenal sebagai salah satu pelopor spesialis lemparan ke dalam jarak jauh di sepak bola Indonesia. Jauh sebelum teknik lemparan roket populer seperti saat ini, bola-bola mati hasil lemparannya kerap menjadi senjata berbahaya yang menyulitkan lini pertahanan lawan.
Lahir dari keluarga sepak bola PS Kalasan, Markus Fajar juga pernah menembus skuad Timnas U-23 Indonesia. Dalam perjalanan kariernya, ia menjadi satu dari sedikit pemain yang pernah membela dua klub besar DIY, yakni PSS Sleman dan PSIM Jogja, serta sempat memperkuat PPSM Magelang.
Dedikasi, loyalitas, dan semangat juang yang ditunjukkan Markus Fajar selama berkarier menjadikannya salah satu sosok yang akan selalu dikenang dalam sejarah sepak bola Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelar Karya Guru Vokasi 2026 di Sleman digelar gratis pada 27-28 Juli, menghadirkan pameran, seni pertunjukan, hingga Guyon Waton.
Harga pangan nasional hari ini mencatat cabai rawit merah Rp54.400 per kg dan telur ayam ras Rp29.600 per kg. Simak daftar harga terbaru.
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 25 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.