Cuaca Jogja Hari Ini 9 Agustus 2026, Sleman Berpotensi Udara Kabur

Sunartono
Sunartono Minggu, 09 Agustus 2026 06:57 WIB
Cuaca Jogja Hari Ini 9 Agustus 2026, Sleman Berpotensi Udara Kabur

Foto ilustrasi cuaca cerah hasil modifikasi cuaca. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Prakiraan cuaca Jogja dan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (9/8/2026) didominasi kondisi berawan. Sementara itu, wilayah Sleman diprakirakan mengalami udara kabur yang berpotensi mengurangi jarak pandang.

Data prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kondisi cuaca di lima wilayah DIY cukup beragam. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 20 hingga 33 derajat Celsius, sedangkan kelembapan mencapai 95% di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang hendak beraktivitas di luar rumah, terutama pengguna kendaraan yang melintas di wilayah dengan potensi udara kabur.

Cuaca Kota Yogyakarta

Kota Yogyakarta diprakirakan mengalami cuaca berawan dengan suhu udara antara 22-33 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada kisaran 44-89%.

Suhu maksimum 33 derajat Celsius menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah lain di DIY. Meski langit cenderung berawan, suhu yang cukup tinggi pada siang hari tetap dapat membuat udara terasa panas.

Masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan pada siang hari disarankan memperhatikan kebutuhan cairan tubuh dan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari.

Prakiraan Cuaca Sleman

Berbeda dengan wilayah lainnya, Sleman diprakirakan mengalami udara kabur. Suhu udara berada pada kisaran 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 47-93%.

Fenomena udara kabur berpotensi terjadi terutama pada pagi dan malam hari. Kondisi tersebut dapat menyebabkan jarak pandang berkurang, khususnya di kawasan tertentu yang berada di dataran tinggi dan sekitar lereng Gunung Merapi.

Pengguna kendaraan yang melintas di wilayah Sleman perlu meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jarak pandang.

Cuaca Bantul

Bantul diprakirakan berawan dengan suhu udara 22-30 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada kisaran 54-93%.

Kondisi berawan diperkirakan mendominasi wilayah Bantul. Bagi masyarakat yang hendak beraktivitas atau berwisata di kawasan pesisir, kondisi cuaca tetap perlu diperhatikan, termasuk potensi perubahan angin.

Prakiraan Cuaca Gunungkidul

Wilayah Gunungkidul juga diprakirakan berawan. Suhu udara berada pada kisaran 21-30 derajat Celsius dengan kelembapan antara 54-93%.

Suhu minimum 21 derajat Celsius membuat udara di kawasan perbukitan Gunungkidul terasa lebih sejuk, terutama pada malam hingga pagi hari.

Kondisi berawan juga dapat membuat suhu siang hari tidak terlalu panas meskipun masyarakat tetap perlu menyesuaikan aktivitas dengan perkembangan cuaca.

Cuaca Kulon Progo

Kulon Progo menjadi wilayah dengan suhu maksimum paling rendah dibandingkan wilayah DIY lainnya. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 21-28 derajat Celsius.

Adapun kelembapan udara cukup tinggi, yakni mencapai 95%. Kondisi tersebut membuat udara di sejumlah wilayah Kulon Progo terasa lebih lembap.

Kawasan pesisir maupun dataran tinggi Menoreh dapat mengalami kondisi udara yang berbeda sehingga masyarakat yang bepergian perlu memperhatikan perkembangan cuaca setempat.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada Minggu (9/8/2026) perlu menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca di masing-masing wilayah.

Pengguna kendaraan di Sleman, terutama yang melintas di kawasan lereng Merapi, perlu mewaspadai potensi udara kabur yang dapat mengurangi jarak pandang. Penggunaan lampu kendaraan dan pengurangan kecepatan dapat membantu meningkatkan keselamatan perjalanan.

Sementara itu, masyarakat yang beraktivitas di Kota Yogyakarta pada siang hari perlu mencukupi kebutuhan cairan tubuh karena suhu dapat mencapai 33 derajat Celsius.

Penggunaan pelindung dari paparan sinar matahari juga disarankan bagi masyarakat yang melakukan kegiatan di luar ruangan dalam waktu cukup lama.

Kelembapan yang tinggi di Kulon Progo dan sejumlah wilayah dataran tinggi juga perlu diperhatikan oleh pengguna jalan, terutama pada pagi atau dini hari ketika kondisi permukaan jalan dapat lebih lembap.

Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Masyarakat disarankan memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebelum melakukan perjalanan atau kegiatan di luar ruangan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online