Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
SD Negeri 1 Bantul./ Ist
BANTUL — SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu. Tidak hanya memberikan pelayanan administrasi yang mudah diakses, sekolah juga mengembangkan layanan pembelajaran, pembinaan karakter, kesehatan, literasi, hingga kemitraan dengan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Kepala SD Negeri 1 Bantul, Wisnu Wardoyo, mengatakan sekolah sebagai penyelenggara layanan publik memiliki tanggung jawab memberikan layanan yang berkualitas kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, layanan pendidikan tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga mencakup berbagai layanan pendukung yang menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
"Kami ingin menghadirkan layanan pendidikan yang menyeluruh. Selain pelayanan administrasi yang cepat, mudah, dan transparan, sekolah juga memberikan layanan pembelajaran, pembinaan karakter, kesehatan, literasi, pengembangan bakat, hingga kemitraan dengan orang tua agar setiap peserta didik memperoleh layanan terbaik," ujar Wisnu.
Dalam bidang administrasi, SD Negeri 1 Bantul menyediakan berbagai layanan publik, meliputi pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), legalisasi rapor, mutasi murid, penerbitan surat keterangan aktif sebagai murid, serta berbagai surat keterangan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh layanan dilaksanakan dengan prinsip mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Di bidang akademik, sekolah menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang mendorong pengalaman belajar secara berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Pendekatan ini didukung dengan pembelajaran aktif, inovatif, serta pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan kompetensi dan karakter peserta didik secara utuh. Penguatan karakter juga diwujudkan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan potensi, minat, bakat, serta pencapaian Profil Lulusan.
Selain itu, SD Negeri 1 Bantul menyediakan layanan perpustakaan sebagai pusat literasi, layanan laboratorium dan teknologi untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik, serta layanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan peserta didik. Sekolah juga memberikan layanan bimbingan dan pendampingan, sehingga setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang setara sesuai kebutuhan masing-masing.
Untuk memperkuat ekosistem pendidikan, sekolah terus membangun kemitraan dengan orang tua, komite sekolah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan melalui komunikasi yang terbuka dan program-program kolaboratif. Di sisi lain, peningkatan kualitas sarana dan prasarana terus dilakukan guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang modern, aman, nyaman, dan kondusif.
Wisnu menambahkan, peningkatan mutu layanan dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi rutin, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
"Kami ingin SD Negeri 1 Bantul tidak hanya dikenal sebagai sekolah yang unggul dalam prestasi, tetapi juga sebagai sekolah yang memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kepuasan peserta didik dan orang tua menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan," tuturnya.
Melalui layanan pendidikan yang terpadu, SD Negeri 1 Bantul berharap dapat menjadi sekolah yang humanis, profesional, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna serta pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
BPA Kejagung menggelar lelang serentak 10–14 Agustus 2026 dengan potensi pemulihan aset negara mencapai Rp289,39 miliar.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
RAPBD Sleman 2027 mengalokasikan belanja Rp3,55 triliun untuk enam agenda prioritas, termasuk kemiskinan, SDM, ekonomi, dan pemerintahan.
THE 1O1 Yogyakarta Tugu bersama Leeven & Co mengajak para pencinta sketsa untuk menikmati Yogyakarta dengan pengalaman yang berbeda.
Pemerintah menyiapkan water bombing, helikopter, pesawat, hingga modifikasi cuaca untuk menghadapi karhutla Bromo di tengah El Nino.