Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Sikomhati.id karya Prof. Puji Lestari diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk memperkuat literasi digital dan mencegah bullying. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—SMAN 1 Seyegan, Sleman, menjadi lokasi penerapan prototipe literasi digital SIKOMHATI.ID untuk pengurangan bullying dan cyberbullying Smart School DIY pada Senin (10/8/2026). Program hasil penelitian terapan yang didanai DPPM Kemendiktisaintek 2026 tersebut melibatkan ratusan siswa dan guru untuk memperkuat literasi digital sekaligus membangun komunikasi yang lebih empatik di lingkungan sekolah.
Program ini merupakan hasil penelitian terapan luaran prototipe yang dikembangkan tim peneliti Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta. Prof. Puji Lestari menjadi ketua tim peneliti bersama Sri Woro Ediningsih dari UPN “Veteran” Yogyakarta dan Dani Fadilah dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Implementasi tersebut dilakukan melalui kerja sama UPN “Veteran” Yogyakarta, SMA Negeri 1 Seyegan, dan Balai Tekkomdik DIY. Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari Sosialisasi dan Implementasi Teori Komunikasi Hati.
Dalam penerapannya, siswa terlebih dahulu mengikuti pretest untuk mengetahui kemampuan awal dan pemahaman mereka mengenai komunikasi hati, bullying, dan cyberbullying.
Hasil pretest kemudian digunakan tim peneliti untuk memberikan treatment literasi digital komunikasi hati melalui SIKOMHATI.ID. Treatment berlangsung selama lima minggu, dengan materi komunikasi hati selama tiga minggu, pengurangan bullying selama satu minggu, dan cyberbullying selama sepekan.
Prof. Puji Lestari mengatakan perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan baru bagi generasi Z. Menurutnya, konflik sosial akibat bullying maupun cyberbullying, krisis identitas, kesepian, hingga hilangnya empati merupakan bentuk bencana sosial dan mental yang perlu mendapat perhatian serius.
“Bullying jangan dianggap biasa, hanya bercanda. Satu kata bisa membawa luka, tekanan batin yang berkepanjangan bahkan mengakibatkan nyawa melayang, seperti kasus nakes yang memberi komentar negatif pada akun pasien BPJS yang membuat status 8 jam di UGD belum memeroleh kamar, setelah banyak tanggapan negatif akhirnya pasien meninggal dunia. Di era digital, mudah terjadi konflik sosial akibat nir empati. Ini adalah tantangan besar bagi penerus generasi,” ujarnya.
Ia menambahkan kasus cyberbullying kini banyak terjadi melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan aplikasi digital lainnya. Menurutnya, banyak orang ingin viral tanpa nalar. Karena itu, ia memperkenalkan konsep komunikasi hati yang memadukan olah pikir, olah rasa, dan empati untuk menciptakan kedamaian hati.
Menurutnya, olah pikir dilakukan dengan mengarahkan pikiran pada hal-hal positif. Bahkan kejadian buruk sekalipun dapat diambil hikmah positifnya.
Sementara itu, olah rasa dilakukan dengan mengubah perasaan negatif sebagai sampah hati, seperti iri, benci, dendam, dan marah, menjadi energi atau semangat untuk kebaikan diri, termasuk meningkatkan prestasi.
Empati juga menjadi bagian penting. Kebiasaan berempati dinilai memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain dan dapat menciptakan kedamaian hati. Hati yang damai, emosi stabil, perasaan ikhlas dan bersyukur, serta kemampuan tetap tenang dalam situasi krisis diharapkan membuat seseorang merasa nyaman dan bahagia sehingga keputusan yang diambil lebih berdampak positif.
“Lakukan saring sebelum sharing. Jangan mudah menyebarkan sesuatu sebelum memahami fakta dan dampaknya,” tegasnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Seyegan, Sunarya, mengatakan pihak sekolah selama ini prihatin dengan maraknya kasus bullying di tingkat sekolah menengah.
Meski demikian, kasus bullying di SMAN 1 Seyegan tergolong minim dan sejauh ini dapat ditangani melalui koordinasi bersama.
Sunarya mencontohkan pernah ada kasus bullying yang bermula dari candaan dan salah paham. Seorang siswa yang bukan warga asli Jogja mengucapkan guyonan yang dianggap kurang pantas oleh temannya hingga orang tua siswa tersebut melaporkan persoalan itu kepada sekolah.
“Kami langsung tangani bersama guru BK. Siswa yang bersangkutan diminta menjelaskan, orang tua dipertemukan, dan akhirnya masalah selesai secara damai,” jelas Sunarya.
Sunarya menyambut baik hasil temuan komunikasi hati Prof. Puji Lestari. Menurutnya, implementasi SIKOMHATI.ID tidak hanya dapat membantu menekan bullying, tetapi juga mencegah perilaku negatif lain yang rentan terjadi pada remaja, termasuk klithih.
Sunarya mengakui sekolah masih membutuhkan lebih banyak referensi dan pelatihan komunikasi hati bagi guru agar dapat menangani berbagai kasus terbaru secara komprehensif. Saat ini SMAN 1 Seyegan memiliki 56 guru dan lima guru BK.
Sebelum adanya kebijakan guru wali dari pemerintah, sekolah juga telah menjalankan program PADAMU atau Pamong Dampingi Murid sebagai langkah pencegahan.
Penerapan SIKOMHATI.ID juga mendapat respons positif dari siswa. Asyifa, salah satu siswa kelas XII, menilai simulasi website SIKOM.ID mudah diterima karena tampil sederhana dan mudah dipahami.
“Dari materi bacaan di website, kami belajar komunikasi hati termasuk mengelola emosi dengan lebih baik, jadi mengendalikan diri, tidak mudah marah atau sakit hati,” katanya.
Hal senada disampaikan Cesilia, siswa kelas XII. Ia mengaku senang dengan keberadaan SIKOMHATI.ID yang memiliki berbagai fitur dan konten menarik, termasuk tempat curhat dan janjian pertemuan.
Ia berharap materi komunikasi hati tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk mencegah bullying dan cyberbullying.
“Kami diajarkan selalu berpikir positif dan mengelola sampah hati diubah menjadi energi untuk berprestasi. Ini bisa diterapkan dalam pergaulan sehari-hari,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.