Erick Thohir Ajukan Anggaran Kemenpora Rp4,019 Triliun
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Musda III Ivendo DIY mendorong industri event Jogja memperkuat sinergi, legalitas, standarisasi, dan menggarap potensi swasta. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA— Industri event di Jogja didorong tidak hanya mengandalkan proyek pemerintah, tetapi mulai memperluas pasar melalui sponsorship, event mandiri, dan kolaborasi dengan sektor swasta. Penguatan sinergi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Industri Event Indonesia (Ivendo) DPD DIY.
Forum tersebut menjadi momentum bagi Ivendo DPD DIY untuk memperkuat ekosistem industri event di DIY. Selain persoalan pasar di tengah kondisi efisiensi anggaran, organisasi juga menyoroti pentingnya legalitas, tertib administrasi pajak, standarisasi jasa, hingga kolaborasi lintas sektor.
Ketua DPD Ivendo DIY terpilih, Dian Wibowo Utomo, mengatakan strategi sengkuyung atau gotong royong antarpemangku kepentingan menjadi penting untuk menghadapi kondisi industri saat ini. Menurutnya, pelaku event perlu mencari sumber pembiayaan dan pasar yang lebih beragam.
"Salah satu komitmen kami di kepengurusan baru ini adalah meningkatkan kolaborasi dan sinergi. Kalau mau bikin event, ayo disengkuyung bareng-bareng. Selain itu, kami juga terus mendorong teman-teman komunitas agar melengkapi legalitas berbadan hukum dan tertib administrasi pajak supaya industri ini makin profesional dan akuntabel," katanya dalam Musda, Senin (31/8/2026).
Kekuatan Berbasis Komunitas
Ketua DPP Ivendo Irvan Mahidin Sukamto berharap kepengurusan baru DPD Ivendo DIY dapat menjadi acuan atau barometer bagi kepengurusan daerah lain di Indonesia. Menurutnya, karakter Jogja yang memiliki kekayaan event budaya dan custom berbasis komunitas menjadi modal yang perlu diselaraskan dengan program Ivendo di tingkat pusat.
Ia menilai tantangan yang dihadapi industri event saat ini cukup berat. Karena itu, asosiasi memiliki tugas untuk menjaga agar ekosistem industri tetap berjalan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelaku usaha.
"Di tengah cobaan industri event yang cukup keras, tugas kita di asosiasi adalah bagaimana menghidupkan ekosistem ini. Kami di pusat terus mengupayakan standarisasi jasa, service, hingga penerapan KBLI agar pelaku industri punya acuan standar dari Indonesia Barat sampai Timur. Harapannya Ivendo juga menjadi mitra strategis dan konsultan bagi pemerintah," ungkap Irvan.
Standarisasi tersebut menjadi salah satu agenda yang diharapkan dapat memperkuat profesionalisme industri event. Dengan adanya acuan yang lebih jelas, pelaku industri di berbagai daerah diharapkan memiliki standar yang dapat diterapkan secara lebih luas.
Penting bagi Pariwisata DIY
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Eling Priswanto, menilai keberadaan Ivendo DPD DIY memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan pariwisata daerah. Industri event dinilai tidak dapat dilepaskan dari upaya memperkuat aktivitas pariwisata dan ekonomi yang mengikutinya.
Ivendo sendiri didirikan oleh 11 komunitas pegiat event dan resmi terdaftar di Kemenkumham sejak 2018. Organisasi tersebut mewadahi berbagai profesi dalam industri event, mulai dari event organizer, show director, hingga lighting designer.
"Ivendo DPD DIY merupakan bagian penting dalam berjalannya organisasi untuk terus terhubung, berinovasi, dan memberikan dampak bagi kemajuan industri event khususnya di Jogja. Kehadiran Ivendo menjadi wujud komitmen organisasi dalam mendukung sinergi lintas sektor demi kemajuan pariwisata dan industri event," ujat Eling.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi industri event sebagai bagian dari ekosistem pariwisata DIY. Kolaborasi antarpelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan sektor swasta menjadi salah satu aspek yang terus didorong dalam pengembangan industri tersebut.
Dorong Legalitas dan Tertib Administrasi
Selain memperluas kolaborasi, kepengurusan baru DPD Ivendo DIY juga menempatkan legalitas dan administrasi sebagai bagian penting dalam pembenahan industri event. Pelaku dan komunitas event didorong melengkapi legalitas berbadan hukum serta tertib dalam administrasi pajak.
Langkah tersebut diharapkan membuat industri event di Jogja semakin profesional dan akuntabel. Penguatan aspek administrasi juga berjalan beriringan dengan upaya membangun standar jasa dan layanan yang dapat menjadi acuan pelaku industri.
Dian mengatakan penguatan kerja sama juga diperlukan untuk menghadapi kondisi efisiensi anggaran. Pelaku industri event di Jogja diharapkan dapat memanfaatkan peluang di luar proyek pemerintah sehingga keberlangsungan usaha tidak bergantung pada satu sumber pekerjaan.
Potensi sponsorship, penyelenggaraan event mandiri, serta kolaborasi dengan pihak swasta menjadi sejumlah alternatif yang didorong dalam strategi tersebut.
Melalui Musda, DPD Ivendo DIY berkomitmen memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event. Event yang berkualitas diharapkan dapat memberikan dampak lebih luas terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
"Pengembangan industri event tersebut pada akhirnya diharapkan ikut mendongkrak tingkat hunian hotel, menggerakkan UMKM, serta memperkuat roda perekonomian pariwisata Jogja secara berkelanjutan," kata Dian Wibowo Utomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Wisata medis Korea Selatan mencatat 2,01 juta pasien asing sepanjang 2025, naik 71,9 persen dengan China dan Jepang sebagai pasar terbesar.
Suami di Taiwan menang gugatan perselingkuhan setelah merekam istri dengan robot vacuum, tetapi kemudian dihukum lima bulan karena melanggar privasi.
Rekomendasi laptop untuk animasi 2026 dengan RTX, RAM besar, SSD cepat, dan layar akurat untuk motion graphics hingga rendering 3D.
Donyell Malen mencetak dua gol saat AS Roma menang 4-0 atas Lecce dan membawa timnya ke puncak klasemen Liga Italia 2026-2027.
Arsenal menang 1-0 atas Aston Villa pada pekan kedua Liga Inggris. Bukayo Saka menjadi penentu kemenangan The Gunners di Villa Park.