Kasus Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo, AHY Desak Diusut Tanpa Pandang Bulu
AHY mengecam dugaan penyadapan ilegal yang dinilai mengancam demokrasi, keamanan negara, dan privasi masyarakat.
Ilustrasi uji emisi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Jogja./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta membuka layanan uji emisi kendaraan bermotor secara gratis bagi kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi milik masyarakat.
Layanan uji emisi gratis tersebut digelar selama dua hari, yakni Selasa (22/9/2026) dan Kamis (24/9/2026). Lokasinya berada di Plaza Balaikota Yogyakarta, Jl. Kenari No. 26 Kota Yogyakarta.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut dapat datang mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.
DLH Kota Yogyakarta mengajak pegawai di lingkungan Pemkot Jogja maupun masyarakat yang berkunjung ke Balaikota untuk memanfaatkan layanan uji emisi kendaraan bermotor tersebut.
Ajakan itu disampaikan melalui unggahan di akun resmi Instagram DLH Kota Yogyakarta. Uji emisi diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memastikan kondisi emisi kendaraan tetap ramah lingkungan.
"Mari kita jaga kualitas udara, mulai dari kendaraan kita! Pastikan kendaraan kita tetap ramah lingkungan dengan mengikuti uji emisi kendaraan bermotor gratis. Mari ikuti uji emisi kendaraanmu dan bersama-sama wujudkan udara yang lebih bersih," tulis pernyataan resmi DLH Kota Yogyakarta.
Selain mengetahui kondisi emisi kendaraan, uji emisi secara berkala memiliki sejumlah manfaat bagi pemilik kendaraan maupun lingkungan sekitar.
1. Menjaga Kualitas Udara dan Kesehatan
Uji emisi dapat memastikan gas buang kendaraan, seperti karbon monoksida dan hidrokarbon, tidak melebihi batas aman.
Dengan menekan polusi dari kendaraan bermotor, kualitas udara Jogja dapat tetap terjaga dan risiko penyakit saluran pernapasan dapat ditekan.
2. Membantu Efisiensi Bahan Bakar
Kendaraan dengan emisi yang terjaga menunjukkan pembakaran di dalam mesin berlangsung sempurna. Kondisi tersebut berdampak positif terhadap efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal.
3. Mendeteksi Gangguan Mesin Lebih Dini
Hasil uji emisi yang melebihi ambang batas dapat menjadi petunjuk awal adanya komponen mesin yang aus, tersumbat, atau membutuhkan perawatan.
Beberapa komponen yang dapat berkaitan dengan kondisi tersebut antara lain busi, filter udara, serta sistem injeksi atau karburator. Pemeriksaan lebih awal dapat dilakukan sebelum muncul kerusakan yang lebih berat.
4. Mendukung Gerakan Lingkungan Bersama
Partisipasi masyarakat dalam uji emisi juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan.
Semakin banyak masyarakat yang memastikan kondisi emisi kendaraannya, semakin besar pula dukungan terhadap terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan layanan tersebut, DLH Kota Yogyakarta menyediakan kontak Admin WA di nomor 0895-4178-04111.
Jadwal uji emisi gratis:
Selasa, 22 September 2026
Kamis, 24 September 2026
Waktu: 08.00–12.00 WIB
Lokasi: Plaza Balaikota Yogyakarta, Jl. Kenari No. 26 Kota Yogyakarta
Layanan: Uji emisi kendaraan bermotor gratis
Sasaran: Kendaraan dinas dan kendaraan pribadi masyarakat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AHY mengecam dugaan penyadapan ilegal yang dinilai mengancam demokrasi, keamanan negara, dan privasi masyarakat.
Sebanyak 51 pelajar mengikuti Kejurkab Panjat Tebing Kulonprogo 2026. FPTI berharap dukungan fasilitas latihan untuk mengejar target tiga medali PORDA DIY 2027.
BPBD Gunungkidul menyebut musim hujan diperkirakan mulai Desember. Sebanyak 5.100 tangki air disiapkan untuk melanjutkan bantuan air bersih.
Apindo menyebut pelemahan rupiah, kenaikan harga energi, dan lesunya permintaan ekspor menekan margin perusahaan serta membuat pengusaha menahan investasi.
Pemerintah memutuskan mengangkat PPPK paruh waktu lintas profesi menjadi penuh waktu. Pendaftaran CPNS juga direncanakan mulai November 2026.
BPBD Banyumas mencatat 84 dari 121 desa terdampak kekeringan menyatakan kebutuhan air bersih tercukupi. Distribusi bantuan masih berlanjut di wilayah lain.